Trauma Cedera Parah, Hilang Nafsu Makan dan Minum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. SP/ MotoGP
Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. SP/ MotoGP

i

SURABAYAPAGI.com, Cervera – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez kian trauma dan takut apabila terjadi cedera parah seperti yang dialaminya di MotoGP 2020. Cedera tersebut membuat lengannya tak bisa pulih 100 persen seperti sedia kala.

Juara MotoGP enam kali itu harus menderita selama berbulan-bulan dalam rehabilitasi panjang dan melelahkan yang dijalani. Sudah 1,5 tahun berlalu namun rasa sakit masih belum kunjung hilang dari bagian tubuh Marc Marquez tersebut. Cedera patah tulang humerus benar-benar membuat Marc Marquez menderita.

"Saya takut tidak bisa mendapatkan lengan yang normal kembali. Ada suatu momen, pada Oktober-November 2020, ketika saya bahkan tidak bisa memegang sebotol air, makan dan menggerakkan lengan saya dengan normal,” ungkap Marquez, Minggu (22/8/2021).

Kecelakaan yang dialami Marc Marquez di Sirkut Jerez pada Juli 2020 membuat kariernya merosot jauh. Sebelumnya, Marquez merupakan pembalap MotoGP yang sulit ditandingi dan sering memecahkan berbagai rekor di sepanjang kariernya.

Namun, saat ini menurut Marc Marquez merupakan momen yang tepat untuk berjuang dan menunjukkan potensi yang ia miliki selama ini dikala trauma dan rasa sakit akibat cedera yang belum pulih 100 persen.

“Motivasi saya lebih tinggi dari sebelumnya. Ini adalah momen pertama yang sangat sulit dalam karier saya,” ujar pembalap asal Spanyol tersebut.

“Ketika semuanya berjalan dengan baik Anda tertawa, Anda bahagia dan Anda menjadi kuat. Akan tetapi, pada saat-saat inilah Anda harus menunjukkan potensi Anda dan berjuang,” imbuhnya.

Selain itu, Marquez mengatakan penderitaan yang dirasakannya adalah caranya untuk bangkit dan tampil lebih baik lagi.

“Cara termudah adalah berhenti dan kembali dalam satu atau dua tahun, ketika saya merasa siap. Tapi itu bukan gaya saya. Gaya saya adalah menderita untuk meningkat dan pulih, lalu bersenang-senang dengan cara tertentu. Saat ini saya tidak berbeda, saya menderita,” tegas pembalap berusia 28 tahun itu.

Pada MotoGP Austria 2021 minggu lalu, Marc Marquez mendapatkan performa terbaiknya sejak kemenangan di GP Jerman pada pertengahan Juni 2021. Ia memimpin balapan di posisi terdepan, sebelum tergelincir saat balapan menyisakan beberapa lap.

Meski hanya finis di posisi 15 pada MotoGP Austria 2021, Marc Marquez puas dengan peningkatan performanya itu. Ia mengaku rindu untuk kembali naik ke podium sebagai seorang pemenang.

“Saya merindukan perasaan kemenangan. Ini seperti obat, semakin Anda mencobanya, semakin Anda menginginkannya,” pungkas pembalap bernomor 93 tersebut. Dsy18

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…