Geluti Bisnis Industri Fashion hingga Raup Miliaran Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lia Bagus Kristianingrum. SP/ KDR
Lia Bagus Kristianingrum. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Lia Bagus Kristianingrum menggeluti industri fashion bersama suaminya yang ia labeli dengan nama Bayleaf.id sejak 2018 lalu, bahkan kini dirinya mampu meraih omzet hingga miliaran rupiah. 

Tak semudah kesuksesannya saat ini, dulu di awal memasarkan produknya secara online, dia harus jatuh bangun hingga merugi. “Dulu sehari hanya laku satu sampai dua baju. Padahal iklan di Facebook bisa sampai 100 ribu,” lanjutnya.

Namun, bisnisnya belum bisa maksimal sebab dia masih bekerja di bank pelat merah terbesar di Indonesia. Dia pun baru sempat membuat baju sepulang dari kantor mulai pukul 20.00.  Dengan konsentrasi yang terbelah, manajemen usahanya tak bisa maksimal. Pun, sang suami sudah membantu IT dengan membuat konten di Instagram, hingga menangani digital marketing-nya.

Alhasil, Eka pun lantas memutuskan untuk resign pada Juli 2019 lalu dengan dukungan suaminya. Selanjutnya, sarjana ekonomi itu fokus menangani manajemen bisnisnya.

Setelah dia fokus menangani manajemen, penjualan baju langsung melonjak drastis. Jika semula dia hanya mengerjakan baju sendiri bersama teman dan mertuanya, lambat laun bisnisnya berkembang. 

Dari penambahan belasan orang menjadi puluhan, hingga sekarang menjadi sekitar 200 orang. Omzetnya yang semula hanya jutaan rupiah, sebelum PPKM berkisar antara Rp 3-4 miliar per bulan.

Saat meluncurkan produk, Lia tak segan mengeluarkan budget puluhan juta rupiah per hari untuk promosi di marketplace dan Instagram. Selain beberapa upaya tersebut, menurut perempuan yang gemar berbelanja baju itu, inovasi menjadi kunci kesuksesannya di bisnis fashion.

Dia pun membuat berbagai jenis baju mulai outer, blazer, tunic, dress, dan beberapa produk lainnya yang kekinian. Perempuan yang tidak memiliki kemampuan mendesain baju ini menentukan pilihan produknya dengan melihat tren. Selanjutnya memodifikasi sesuai seleranya.

Setelah usahanya berkembang pesat seperti sekarang, Lia memiliki tim desain sendiri.  Keberaniannya berinovasi ini pula yang agaknya membuat brand Lia bisa bersaing di tingkat nasional. Bahkan, dari beberapa daerah di Indonesia, pelanggannya mayoritas berasal dari Bandung dan Jakarta. Adapun dari Kediri dan sekitarnya justru minim.

Jika sebelumnya banyak yang membatalkan order karena pengirimannya dari Kota Tahu, kini mereka dengan percaya diri menyebut lokasi pengiriman dari Kediri. Kini ia bersyukur sekarang sudah tidak ada lagi yang urung pesan karena ragu-ragu.

Menekuni bisnis fashion membuat Lia masih ingin terus melebarkan sayapnya. Menjangkau pasar yang lebih luas lagi dengan memaksimalkan pemasaran di online. Dsy6

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…