OJK Soroti Mayoritas UMKM Belum Miliki Laporan Keuangan Memadai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total pembiayaan UMKM lintas sektor jasa keuangan mencapai Rp 1.948,72 triliun per Juni 2026. Angka ini tercatat tumbuh 2,16% secara tahunan (year on year/yoy).

Dari jumlah tersebut, secara khusus total kredit untuk UMKM dari sektor perbankan mencapai Rp 1.519,35 triliun. Jumlah ini setara dengan 16,73�ri total kredit perbankan, dengan pertumbuhan 1,05% year on year dan rasio NPL sebesar 4,54%.

Meski begitu, Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menilai sampai saat ini masih banyak pengusaha UMKM yang belum bisa mengakses pembiayaan formal dari sektor perbankan. Hal ini dikarenakan mayoritas UMKM belum memiliki laporan keuangan yang memadai.

“Pembiayaan UMKM masih menghadapi tantangan besar karena hanya 3,51�ri jenis unit usaha ini yang punya laporan keuangan,” kata Frederica dalam acara UMKM Finance Summit, Selasa (11/8/2026).

Padahal, menurutnya, laporan keuangan inilah yang menjadi salah satu faktor utama yang menjadi penilaian perbankan apakah UMKM terkait layak mendapatkan kredit usaha atau tidak. Sehingga, penggunaan laporan keuangan di sektor usaha mikro, kecil, hingga menengah perlu didorong lebih jauh untuk meningkatkan penetrasi penyaluran kredit formal.

“Ini yang akan menghubungkan UMKM itu dengan sektor keuangan. Karena paling tidak mereka juga punya laporan keuangan yang bisa mendukung untuk sektor jasa keuangan yang kemudian bisa memberikan dukungan,” jelasnya.

Dalam konteks ini, Frederica mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai inisiatif, seperti menyederhanakan proses pengajuan pembiayaan kepada UMKM hingga penggunaan alternatif data yang bisa digunakan perbankan untuk menilai kelayakan kredit para pengusaha mikro dan kecil ini.

“Kita memberikan akses pembiayaan melalui implementasi POJK Nomor 19 Tahun 2023 yang menyederhanakan proses pembiayaan kepada UMKM. Kemudian juga membangun fondasi data yang lebih kuat melalui sistem informasi pembiayaan UMKM, penguatan infrastruktur informasi perkreditan, pemanfaatan alternatif data, serta segmentasi dan profiling UMKM,” ujar Frederica.

Lebih lanjut, OJK melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di berbagai kantor daerah juga banyak memberikan dukungan secara langsung kepada para pengusaha UMKM agar bisa mendapatkan pembiayaan dari sektor formal. ec,he

Tag :

Berita Terbaru

Lewat Konsep Pentahelix, Pemkab Pamekasan Perkuat Ekosistem Usaha Perikanan

Lewat Konsep Pentahelix, Pemkab Pamekasan Perkuat Ekosistem Usaha Perikanan

Selasa, 01 Sep 2026 11:39 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Melalui konsep pentahelix atau multi pihak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur berupaya memperkuat ekosistem…

Polemik PT JPC, Pelapor Dicecar 29 Pertanyaan

Polemik PT JPC, Pelapor Dicecar 29 Pertanyaan

Selasa, 01 Sep 2026 11:38 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun– Polemik yang membelit PT Jatim Parkir Center (JPC) kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian mulai memeriksa Aang Imam Subarkah, p…

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menjaga kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah Kabupaten, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai…

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Siapa yang tidak tau wisata Telaga Sarangan yang berada di Magetan, Jawa Timur karena menyuguhkan spot foto dengan latar belakang…

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

India, Siapkan Toyota Innova Hycross Hybrid Lebih Murah

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mengutip Cartoq, ada dua model menarik yang sedang dipersiapkan Toyota, yakni Toyota Innova Hycross atau Innova Zenix dengan harga lebih…

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Daihatsu Mira e:S 2WD Rp 100 Juta Diluncurkan di Jepang

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga mobil baru yang semakin mahal membuat kendaraan roda empat dengan banderol Rp100 jutaan kini semakin jarang ditemukan. Namun, Daihatsu…