101 Anak di Kota Malang Jadi Yatim Akibat Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
101 anak di Kota Malang menjadi yatim akibat orangtuanya meninggal dunia terpapar Covid-19.SP/ORAMI
101 anak di Kota Malang menjadi yatim akibat orangtuanya meninggal dunia terpapar Covid-19.SP/ORAMI

i

SURABAYAPAGI, Malang -  Sebanyak 101 anak di Kota Malang menjadi yatim akibat orangtuanya meninggal dunia terpapar Covid-19. Secara rinci dari 101 anak tersebut tersebar di 5 Kecamatan di Kota Malang.

"Mulai dari Blimbing sebanyak 48 anak, lalu Kedungkandang 18 anak, Sukun 11 anak, Klojen 6 anak dan Lowokwaru ada 18 anak," ujar Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani, kemarin.

Penny menyebutkan, dari 101 anak tersebut, diantaranya sekitar 10 anak yang harus menjadi yatim piatu karena orang tuanya telah meninggal akibat Covid-19.

Bagi para anak yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19 dan dirasa tidak mampu, nantinya akan dirawat pihak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

"Kita sudah bekerja sama dengan LKSA. Jadi untuk tempat tinggal dan biaya hidup akan ditanggung oleh panti tersebut," ungkapnya.

Sedangkan untuk pendidikan bagi anak yang ditinggal orangtuanya akibat Covid-19, kata Penny, Dinsos telah melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kota Malang guna membantu masalah beasiswa.

Kalau untuk sekolah, ada BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Itu ya mungkin kerja sama dengan Dispendikbud," katanya.

Nantinya untuk para anak tersebut akan diberikan pendampingan dengan cara konseling melalui trauma healing.

"Kita juga sama Dinkes untuk melakukan pendataan bagi anak-anak ini (yang kehilangan orang tua karena kematian akibat Covid-19)," ucapnya.ml1/na

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…