Pernah Ketipu, Kini Eksis Jadi Pelukis Aliran Kejawen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fajar dengan salah satu lukisan aliran kejawen ciptaannya. SP/ BLT
Fajar dengan salah satu lukisan aliran kejawen ciptaannya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Fajar Suwandi merupakan pelukis aliran kejawen yang sudah mengawali karirnya sejak 2000 lalu. Baginya lukisan beraliran kejawen juga harus diperhitungkan. Sebab, bukan cuma unik, tapi juga ada unsur magis dan filosofi Jawa yang mendalam di aliran seni lukis ini.

Bahkan, Fajar dulunya kerap ditipu oleh beberapa orang tak bertanggung jawab hingga 60 lukisan. "Pernah juga saya ditipu. Lukisan dibawa lari orang. Kalau saya hitung ada sekitar 60 lukisan lah. Tapi ya tidak apa-apa, saya enjoy saja," ungkapnya.

Jiwa seni dalam diri Fajar memang sudah muncul sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Kala itu, Fajar sudah aktif menggambar, kebetulan dikenalkan kepada dunia seni oleh kakeknya. "Dari kelas II SD memang sudah suka melukis dan menggambar," tuturnya.

Tak hanya tinggal diam dirumah, Fajar memutuskan untuk pergi merantau ke Jakarta hingga Lampung demi memperdalam ilmu melukisnya. Di Lampung, dia mulai menerima pesanan dari beberapa klien untuk keperluan lukisan kanvas hingga lukisan dinding.

Barulah setelah puas dengan hasil dan ilmu yang di dapatnya dari merantau, Fajar pun berani membuka diri untuk bekerja sebagai pelukis dan lebih berfokus pada seni lukis beraliran kejawen.

Bukan tanpa alasan, dia menilai bahwa aliran kejawen itu lebih ekspresif. Sebab, sang pelukis dituntut untuk memahami filosofi Jawa dimana hal ini merupakan ketenangan baginya.

"Dalam hal kejawen itu bisa menenteramkan jiwa saya, dan bisa menyatu dengan alam sekitar. Karena di dalam seni lukis, apa yang digoreskan di kanvas itu adalah manifestasi dari rasa si pelukis," terangnya.

Fajar mengaku, ada hal unik yang dilakukan sebelum memulai melukis. Yaitu, dia harus bermeditasi untuk memperoleh inspirasi. "Iya karena meditasi itu untuk mencari wening atau keheningan. Jadi, saya selalu lakukan itu sebelum melukis," terang ayah satu anak ini.

Tak cuma itu, jelas Fajar, juga menyiapkan sejumlah dupa. Alasannya, lebih tenang dan merasa lebih produktif tatkala berkawan dengan aroma dupa saat sedang berkegiatan melukis. Dsy2

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…