DPRD Tuding PT Petrogas Jatim Utama Dikelola Pejabat tak Kompeten

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajaran Komisaris dan Direksi PT PJU saat dipanggil Komisi C, Kamis (26/8/2021) lalu. SP/Riko Abdiono
Jajaran Komisaris dan Direksi PT PJU saat dipanggil Komisi C, Kamis (26/8/2021) lalu. SP/Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – PT Petrogas Jatim Utama (PJU) disorot wakil rakyat, karena dikelola orang tak kompeten. Ditemukan jajaran direksi maupun komisaris PT JGU minim pengalaman kelola perusahaan, yang berdampak pada sepanjang tahun 2020 kinerja dan pendapatan PT PJU terjun bebas.

Hal tersebut terungkap  dalam rapat Komisi C dengan seluruh manajemen PT PJU yang dihadiri Parsudi selaku Plt Direktur Utama, Husnul Khuluq (Komisaris Utama) dan Mardianto (Komisaris). Dalam laporan PT PJU terungkap bahwa setoran laba bersih di tahun 2019 mencapai Rp 112 Miliar dan mampu menyetor PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp 16,5 Miliar. Namun pada tahun 2020, laba bersih terjun bebas menjadi Rp 23,5 Miliar dan hanya mampu setor PAD Rp 7 miliar saja. PAD tahun 2020 itupun baru disetor akhir Juli 2021.   

"Laba perusahaan ini turun drastis, dari 112 miliar turun jadi 23 miliar. Begitu juga deviden atau PAD. terjadi penurunan signifikant. Alasannya kaen pandemi, harga minyak dunia dan satu sisi perusahaan sedang ada enifisiensi. Lalu ada konflik di internal BUMD tersebut," kata Hidayat, Ketua komisi C DPRD Jatim, Minggu (29/8/2021).

Hidayat, dari semua BUMD milik Jatim, hanya PT PJU yang memiliki konflik di internal dan sampai gaduh di luar. Untuk itu komisi C minta  konsolidasi internal tidak sampai gaduh. "Sampai ada sekretaris perusahaan dipecat lalu melawan sampai terdengar di DPRD. Padahal PJU itu perusahaan besar yang ngurusi migas, ini sangat tidak baik," terang Hidayat.

Senada dengan Hidayat, anggota Komisi C DPRD Jatim lainnya, Agustin Poliana, juga mengungkap untuk menjadi direksi atau pengurus manajemen BUMD milik Pemprov Jatim, seharus memiliki visi dan misi mengembangkan sebuah BUMD.

“Visi dan misi tersebut berisikan kemampuannya mengelola BUMD dengan memberikan kontribusi yang terbaik bagi Pemprov Jatim dari BUMD yang dikelolanya,” jelas politisi asal PDIP, Minggu (29/8/2021).

Mantan anggota DPRD kota Surabaya ini mengatakan dirinya melihat sebaliknya, saat ini BUMD milik Pemprov Jatim dikelola oleh pengurus direksi atau manajemen yang tak memiliki visi dan misi untuk pengembangan BUMD dan rata-rata merugi.

“Belum memberikan kontribusi untuk APBD Jatim sudah mendirikan anak perusahaan BUMD. Yang untung itu anak perusahaan bukan BUMD induk. Termasuk yang saat ini menjadi sorotan yaitu PT PJU,” jelasnya.

Diungkapkan oleh Agustin Poliana, dampaknya, banyak BUMD milik Pemprov Jatim tak bisa memberikan kontribusi besar bagi PAD Jatim selain bank Jatim. “Direksinya tak punya visi dan misi yang jelas untuk membesarkan BUMD. Yang penting dapat gaji. Itu aja orientasi mereka,” tandasnya.

Komisi C meminta biro perekonomian segera membentuk pansel untuk melakukan seleksi jajarannya jangan sampai kosong seperti sekarang. Karena Hidayat menilai, salah satu merosotnya kinerja PJU itu dikarenakan manajemen kurang profesional.  Selain itu, Dia juga meminta agar direksi tidak gaduh dalam menjalankan kebijakan perusahaan. Sehingga, mereka terkesan kurang profesional dalam mengambil keputusan.

Sementara itu, Plt Direktur PT PJU Parsudi saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, enggan menjawab perihal konflik di internal manajemen PT PJU. Pengisian direksi oleh pelaksana tugas (Plt) hingga 3 kali adalah kewenangan dari pemegang saham dalam hal ini pemprov Jatim.

"Itu kewenangan penuh pemegang saham (Gubernur, red)," jelas Parsudi saat ditanya soal masalah internal di PT PJU.

Begitu juga soal menurunnya laba dan PAD yang disetor ke Pemprov Jatim, Parsudi berdalih karena perubahan sejumlah aturan, kemudian Pandemi Covid dan turunnya harga minyak dunia. n rko/cr2/rmc

Berita Terbaru

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

SurabayaPagi, Pagi, - Sidang perkara penganiayaan di Pasar Buah Tanjungsari masuk babak baru di Pengadilan Negeri Surabaya 29 September 2026. Dua saksi,…

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan para pelajar agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat etika, n…

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat s…

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Polemik pembangunan kembali Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (…

Gubernur Teken BP BUMD, Fraksi Golkar : Harus Diisi Pejabat Paham Bisnis

Gubernur Teken BP BUMD, Fraksi Golkar : Harus Diisi Pejabat Paham Bisnis

Rabu, 30 Sep 2026 15:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Terbitnya Peraturan Gubernur No 13/2026 yang didalamnya mencantumkan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) mendapat d…

Dishub Sidoarjo Perketat Pengawasan Kendaraan Angkutan di Jalur Nasional

Dishub Sidoarjo Perketat Pengawasan Kendaraan Angkutan di Jalur Nasional

Rabu, 30 Sep 2026 15:19 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo memperketat pengawasan kendaraan angkutan barang melalui operasi gabungan…