Inkubasi Wirausaha Jamu, Wali Kota Tekankan Kekhasan Produk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka inkubasi wirausaha pembuatan jamu cair dan instan. SP/Dwi AS
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka inkubasi wirausaha pembuatan jamu cair dan instan. SP/Dwi AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto menggelar inkubasi wirausaha pembuatan jamu cair dan instan. Kegiatan untuk pemulihan ekonomi ini dibuka secara langsung oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari pada Senin (6/9/21) di Gedung Raw Material Kota Mojokerto. 

Wali Kota Mojokerto, Ning Ita dalam arahannya menyampaikan bahwa inkubasi wirausaha merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto untuk membentuk wirausahawan baru sesuai minat masing-masing warga. 

"Salah satu bentuk inkubasi wirausaha yang telah berhasil adalah pembuatan masker yang dilakukan oleh warga Kota Mojokerto yang sebelumnya adalah pengrajin alas kaki," jelasnya.

Terkait pembuatan jamu, Ning Ita yang didampingi oleh Kepala Diskopukmperindag, Ani Wijaya menyampaikan memang sudah banyak diproduksi diberbagai tempat, dan ia mengingatkan agar para peserta pelatihan mampu mengemas jamu dengan sentuhan yang lebih menarik sehingga menjadi berbeda dengan jamu yang lainnya. 

"Jika mampu menambah satu nilai tertentu dalam produk yang dihasilkan maka dapat membuat berbeda dengan produk jamu lainnya. Dan akan memiliki daya tarik tersendiri bagi calon konsumen. Tentunya juga tetap mengutamakan rasa dan harga yang sesuai," tukasnya.

Lebih lanjut, Ning Ita mengharapkan hasil dari pemberdayaan melalui pelatihan dan inkubasi ini tidak hanya mampu menembus pasar modern saja, melainkan juga melahirkan kampung-kampung UMKM mandiri yang memiliki ciri khas produk lokal masing-masing sehingga dapat menarik wisatawan luar. 

"Karena sebentar lagi Kota Mojokerto akan menjadi Kota Pariwisata, maka kami ingin partisipasi dari masyarakat untuk ikut andil dalam pembangunan kota ini melalui produk-produk lokal UMKM. Sehingga, kalau ada pengunjung atau wisatawan yang singgah dan ingin melihat proses pembuatan produk lokal, kita bisa arahkan langsung ke kampung UMKM yang dimaksudkan," ungkapnya.

Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan bahwa sejak awal kepemimpinannya, pembangunan Kota Mojokerto akan diarahkan pada pembangunan sektor pariwisata dengan memaksimalkan potensi UKM untuk mendukung pariwisata.  

"Saat ini telah dilakukan pembangunan pariwisata seperti Rest Area Gunung Gedangan, Kolam Renang Sekarsari dengan sentra kuliner dan Menara Tribuana Tunggadewi, Alun-alun serta Wisata Bahari Majapahit di Rejoto," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya menjelaskan pelatihan inkubasi wirausaha pembuatan jamu cair dan instan diikuti oleh 50 orang peserta dari Kelurahan Balongsari, Kelurahan Kedundung, Kelurahan Gedongan dan Kelurahan Wates. 

"Kita mendatangkan narasumber yang sudah ahli dan kompeten di bidangnya, yakni Maria Ulfa dari Faiz Food Mojokerto," ucapnya.

Ia menjelaskan selama ini,  Diskoperindag terus memberikan pelatihan dalam memberdayakan masyarakat. Adapun hal ini bertujuan untuk dapat melahirkan wirausaha baru yang mandiri. Terlebih, pada masa pandemi COVID-19 seperti saat ini.

"Inkubasi wirausaha ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam pemulihan ekonomi, di mana dari seluruh penerima bansos terdapat 8.303 KK yang berminat mengikuti inkubasi wirausaha, yang terbagi dalam 35 jenis wirausaha. Salah satunya adalah pelatihan pembuatan jamu cair dan instan," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid…

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari p…

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, dirayakan lumayan istimewa…

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Surabaya menggelar Sarasehan Politik yang di hadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad M…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…