Warga Tuban Dibacok Sahabat hingga Tewas, Motif Masih Diselidiki

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kepolisian dari Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres tuban saat melakukan olah TKP.
Petugas kepolisian dari Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres tuban saat melakukan olah TKP.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Aksi pembacokan menggegerkan warga Tuban pada Jum’at (10/9) siang sekitar pukul 14.45 WIB. Kejadian tersebut terjadi di kawasan Desa Hargoretno, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Korban yang diketahui bernama Kasmu (55), warga Desa Tenggerwetan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak bersimbah darah di bawah gubuk yang ada di pinggir jalan desa.

Korban tewas setelah beberapa kali dibacok oleh pelaku saat korban mengendarai sepeda motor dan membawa pakan sapi berupa sentrat.

Dari informasi yang didapat, pelaku pembunuhan yakni Wasman (50) yang tak lain tetangga sekaligus teman korban.

Kejadian pembunuhan yang menimpa Kasmu itu berawal saat korban membeli pakan ternak sapi berupa sentrat di toko yang ada di pinggir jalan raya itu. Selanjutnya, korban bertemu dengan pelaku.

“Korban dan pelaku ini teman dekat dan juga tetangga. Mereka juga teman akrab saya,” terang Darmo, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Ketika korban Kasmu sudah memboncengkan pakan ternak dengan sepedahnya, tiba-tiba pelaku datang di sekitar lokasi karena ingin ngopi. Tanpa basa-basi pelaku kemudian membacok korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang hingga beberapa kali.

“Kalau masalahnya ya tidak tahu,” tambahnya.

Akibat ditebas dengan menggunakan sebilah parang korban sempat berusaha untuk menyelamatkan diri. Selanjutnya pelaku masih membacok korban dengan menggunakan parang mengenai pada bagian kepalanya hingga akhirnya korban tersungkur di tanah.

Sementara itu, petugas kepolisian dari jajaran Polsek Kerek dan juga anggota Sat Reskrim Polres Tuban yang mendapatkan laporan itu langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP.

Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan identifikasi terhadap mayat korban dan kemudian korban dievakuasi untuk dibawa ke rumah sakit.

“Jenazah korban setelah dilakukan identifikasi langsung dievakuasi dibawa ke kamar jenazah RSUD Tuban untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkap IPTU Kadeni, Kapolsek Kerek, Polres Tuban saat dikonfirmasi terkait kejadian itu.

Dikabarkan juga, usai melakukan pembacokan, pelaku langsung menyerahkan diri di Mapolsek.

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…