Hasto Nangis, Mega Mejeng, PMI Marah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Live di akun YouTube PDI Perjuangan, Jumat (10/9/ 2021) yang menunjukkan Megawati dalam kondisi sehat.
Live di akun YouTube PDI Perjuangan, Jumat (10/9/ 2021) yang menunjukkan Megawati dalam kondisi sehat.

i

Seputar Isu Mega Dirawat di RS Petamina

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menceritakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menangis saat menemuinya.

Disebutkan, Hasto mengaku jengkel dengan beredarnya kabar Megawati sakit hingga mengalami koma.

"Pak Hasto, waktu setelah (kabar) beredar, datang kepada saya, sampai nangis-nangis. Saya bilang, 'Kenapa mesti nangis? Orang itu tahu kalau itu nggak benar, kamu toh ketemu saya sendiri', 'Saya jengkel banget, Bu'. Ya jangan jengkel, anggap sajalah menunjukkan bahwa orang ada yang suka ada yang tidak suka kepada kita. Jadi alhamdulillah kembali," ujarnya saat live di akun YouTube PDI Perjuangan, Jumat (10/9/ 2021).

Kemudian, Hasto memintanya 'mejeng' di depan publik untuk membantah isu dirinya sakit.

"Jadi memang kata Sekjen 'mejeng-lah, Ibu'. Iya udah saya mejenglah biar dilihat orang bahwa yang disampaikan itu tidak benar sama sekali," imbuhnya.

Dia mengaku juga sempat ditanyai oleh salah satu menteri yang dulu berada dalam kabinetnya.

"Saya sendiri sampai berpikir kok ada saja ya orang, tadi pagi saja sampai ada gambar, ada dari salah seorang tadinya menteri saya, sampai menanyakan sama sekretaris saya, 'Jangan ditutup-tutupi, ini saya dapat dari teman saya', (jadi) seperti seseorang sedang berbaring di rumah sakit, tapi tentu saja tertutup," kata Megawati.

 

Minta Sekretarisnya tak Marah

Megawati lantas meminta sekretarisnya tidak marah mendengar kabar tersebut dari mantan menterinya. Dia lantas menyinggung manusia saat ini sudah lupa bahwa nyawa ada yang punya.

"Saya bilang sama sekretaris saya, 'Kamu mbok ndak usah ngamuk-ngamuk-lah, biarkan sajalah orang'. Sampai saya bilang, 'Kita ini kan ada yang punya, serahkan saja sama yang punya'," ujarnya..

"Mereka sendiri lupa sampai bisa membuat sebuah hoaks yang sangat mengarah pada, kalau menurut saya suatu yang berlebihan, yang sepertinya kehidupan seorang manusia itu sudah sampai melupakan ada yang punya," ucapnya.

Megawati pun meminta para kader tetap menjaga soliditas agar tak bisa diruntuhkan oleh isu-isu semacam itu.

"Seluruh kader, petugas partai, simpatisan, tetap harus teguh, harus solid. Itu tidak ada sebuah hal yang dapat menggempur hal seperti itu karena soliditas, teguh, sabar, tegar, adanya di sini," tuturnya, sambil menaruh tangannya di hadapan dada.

Sejak Jumat telah beredar flyer yang mengabarkan wafatnya Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Terkait berita tersebut Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta akan mengambil langkah hukum.

Langkah hukum di ambil Palang Merah Indonesia, pasalnya flyer yang mengabarkan meninggalnya Megawati menggunakan lambang PMI.

Pihak PMI DKI Jakarta membantah kalau flyer tersebut dibuat oleh institusinya dan disebar melalui media sosial PMI.

"Dengan ini, seluruh pengurus, staf, dan relawan PMI Provinsi DKI Jakarta menyatakan dengan tegas bahwa hal tersebut tidak benar dan kami tidak pernah membuat atau memposting flyer tersebut," tulis akun PMI DKI Jakarta, dikutip Jumat (10/9/ 2021).

Pamflet tersebut diposting di media sosial Instagram Reels menggunakan akun _genocide.anon3 tentang ucapan duka dan gambar Megawati.

PMI DKI Jakarta bersiap untuk mengambil langkah hukum terkait dengan postingan menyesatkan tersebut. n jk, 03, erc

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…