3 Pengoplos BBM di Lumajang Tertangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketiga pelaku pengoplos BBM yang diamankan polisi.
Ketiga pelaku pengoplos BBM yang diamankan polisi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Praktek pembuatan dan peredaran BBM oplosan atau palsu jenis premium berhasil diungkap Polres Lumajang. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga pelaku pengoplos BBM di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Para pelaku yakni, DH (36) warga Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Lalu MY (27) warga Desa Pohsangit, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dan YDA (20) warga Desa Sumber wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Ketiganya ditangkap bersamaan di rumah pelaku DH pada saat melakukan pengoplosan dan pengiriman bahan mentah pada Jum’at (17/9) lalu.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo, melalui Kasubsipenmas Humas Polres Lumajang Aipda Ari Wibowo, menjelaskan bahwa dalam melakukan perbuatannya pelaku mempunyai peran masing-masing.

“DH sebagai pengoplos bahan mentah dengan pewarna khusus yang berwarna kuning sehingga menyerupai BBM jenis premium. Sedangkan 2 pelaku lainnya yaitu MY dan YDA adalah pelaku yang berperan sebagai kurir pengantar bahan mentah kepada DH,” jelasnya. Senin (20/9/2021).

Bahan mentah itu yakni 200 liter minyak mentah dengan pertalite 35 liter. Kemudian diberi pewarna kuning supaya menyerupai yang asli.

Selanjutnya, Ari menerangkan bahwa perbuatan pelaku dengan mengoplos BBM ini tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan pemerintah. Akibatnya, mesin motor bisa mengalami kerusakan.

“Jika dipakai bisa mengakibatkan kerusakan pada kendaraan atau mesin, dan tentunya perbuatan pelaku ini sangat merugikan negara dan masyarakat,” pungkasnya.

Ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal 54 UURI nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar rupiah.

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…