Relawan Dulu, Komisaris Kemudian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdee Slank yang diangkat oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai komisaris independen di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Abdee Slank yang diangkat oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai komisaris independen di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Abdi Negara Nurdin atau yang lebih dikenal dengan Abdee Slank diangkat oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai komisaris independen di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Pengangkatan Abdee Slank sebagai komisaris independen Telkom menambah daftar panjang pendukung Jokowi ketika pemilihan presiden yang kini menduduki jabatan komisaris BUMN. Pengangkatan Abdee Slank sebagai komisaris independen Telkom pun bersamaan dengan pengangkatan Bambang Brodjonegoro yang merupakan Mantan Menteri Riset dan Teknologi sebagai Komisaris Utama, serta Arya Sinulingga yang merupakan staf khusus Menteri BUMN sebagai komisaris.

Peneliti Transparency International Indonesia (TII) Danang Widyoko mengungkapkan, bahwa setidaknya  ada 44 relawan Presiden Joko Widodo yang menjabat sebagai Komisaris di BUMN.

"Nah sekarang politisi paling banyak teman-teman relawan (jadi komisaris BUMN) ada 44. Ini pada level BUMN saja, belum sampai anak (BUMN)," kata Danang dalam sebuah diskusi daring, kemarin.

Menurut Danang, mudahnya relawan diakomodasi menduduki jabatan komisaris di BUMN lantaran tak memiliki atribut partai politik. Salah satu aturan memang pengurus partai politik tak boleh menduduki jabatan di BUMN.

"Mengapa relawan paling banyak karena aturan penempatan BUMN itu menjadi komisaris itu bukan pengurus parpol jadi relawan paling menang dari anggota parpol yang lain. Bajunya tanpa partai jadi dia relatif mudah dimasukan ke BUMN karena memang nggak ada hambatan itu non partainya tidak terpenuhi," tuturnya.

Terkait soal kinerja, Danang juga mempertanyakan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Ia mengaku belum bisa melihat soal kinerja para relawan yang menjadi komisaris di BUMN.

"Kalau soal kinerja Wallahu alam lah, nanti pak Erick yang jelaskan seperti apa gitu ya," ungkapnya.

Tak hanya relawan yang menduduki jabatan komisaris. Tercatat dari partai politik juga menduduki jabatan komisaris. Dari mulai PDIP ada 7 orang, Golkar 4 orang, NasDem 3, Gerindra 2 dan PKB 2 orang.

Ada pun sisanya yakni dari organisasi masyarakat atau ormas yaitu Nahdlatul Ulama (NU) ada sebanyak 5 orang duduki jabatan komisaris.

"Hal yang harus dibenahi pada komisaris dari politisi adalah soal pendanaan politik yang tidak diatur dengan baik," tandasnya.

Ketua DPP PKS Bukhori Yusuf mengkritik penempatan orang-orang dekat Jokowi jadi komisaris. Dia menilai penempatan tersebut adalah merupakan bagi-bagi kekuasaan politik balas jasa dan tidak sesuai dengan janji Jokowi.

"Sudah barang tentu ini merupakan bagi-bagi kekuasan politik balas jasa, dan itu tidak sesuai dengan janji Jokowi sendiri," kata Bukhori,kemarin.

Dia juga menjelaskan penepatan Abdee merugikan telkom. Sebab kata dia tidak sesuai dengan profesi yang dijabat sebagai komisaris.

"Jika telkom dirugikan maka negara yang akan dirugikan, karena penempatan orang-orang yang selama ini dianggap berjasa dalam pemenangan Jokowi 2019 tanpa melihat kemampuan justru akan merusak tatanan," pungkasnya. Jk3/rc/rl

Berita Terbaru

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:36 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil meraih predikat Sector Champion pada kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati Runner Up dalam…

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia…

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Soal BPN Ponorogo, Ombudsman-RI Proses Laporan Aduan Terkait SKPT

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pejabat Kantor ATR/BPN Ponorogo tampaknya mulai susah tidur. Ini setelah Ombudsman Republik Indonesia resmi menindak lanjuti…

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Dikeluhkan Warga, Azhar Kahfi Akan Perjuangkan Anggaran PTM

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggaran sekitar Rp5.000 per porsi d…

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Sapa Bansos Jatim Hadir di Slopeng, Khofifah dan Wabup Sumenep Pastikan Layanan Menyentuh Warga

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI Angkatan Laut menghadirkan beragam pelayanan publik dan…

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Angkat Potensi Sejarah dan Ekonomi Lokal, Pemkab Situbondo Inisiasi Anyer–Panarukan 3R

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis dalam mengembangkan warisan sejarah Jalan Raya Pos menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, Pemerintah…