PON XX Papua, Tim Tenis Jatim Optimis Sapu Bersih Emas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petenis tunggal putri Indonesia, Aldila Sutjiadi saat bertanding melawan petenis Vietnam Savanna Ly-Nguyen dalam Tenis Tunggal Putri di ajang SEA Games 2019 di Rizal Memorial Sports Complex, Manila, Filipina, 6 Desember 2019. REUTERS/Eloisa Lopez
Petenis tunggal putri Indonesia, Aldila Sutjiadi saat bertanding melawan petenis Vietnam Savanna Ly-Nguyen dalam Tenis Tunggal Putri di ajang SEA Games 2019 di Rizal Memorial Sports Complex, Manila, Filipina, 6 Desember 2019. REUTERS/Eloisa Lopez

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Tim Tenis Jawa Timur, optimis mengusung target besar di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/ 2021 di Papua, 2-15 Oktober. Tim Tenis Jatim ingin menyapu bersih semua medali emas.

Target ini dirasa realistis, karena ada beberapa nama yang sebelumnya telah menyumbang medali di PON 2016 akan ikut. Sebut saja ada Aldila Sutjiadi, Anthony Susanto, Rifqi Fitriadi, dan Christoper Rungkat.

Meski punya nama beken, tapi Jatim mengaku akan tetap waspada. Hal ini karena ada beberapa kontingen daerah lain yang dianggap cukup kuat. “Saya rasa pesaing paling kuat itu Jawa Barat, DKI Jakarta, dan tuan rumah Papua,” kata Aldila Sutjiadi.

Aldila mengungkapkan, Jawa Barat dan DKI Jakarta memang sudah jadi musuh bebuyutan Jatim. Khusus untuk  Papua, Ia mengatakan memang tidak ada nama tenar dalam skuad. Tapi, status tuan rumah jelas menjadi keuntungan.

“Mereka tahu bagaimana kondisi cuaca di Jayapura. Belum lagi dukungan dari warga Papua yang siap datang langsung ke venue tenis di lapangan Sian Soor, Jayapura”ujarnya.

Soal cuaca, Aldila sama sekali tidak mempermasalahkan. Memang dia baru berlatih Kamis pagi. Dia juga tidak menampik kalau cuaca lebih panas ketimbang di Jakarta. “Tapi saya rasa tidak masalah. Toh kami masih punya waktu tiga hari sebelum pertandingan dimulai nanti. Jadi kami masih bisa adaptasi lagi,” kata wanit kelahiran 2 Mei 1995 itu.

Pada gelaran PON kali ini, Aldila belum tahu akan turun di nomor apa saja.  Pada PON 2016, dia turun di nomor tunggal putri dan ganda putri. Hebatnya, dia mampu mempersembahkan emas pada dua nomor tersebut. Untuk PON kali ia mengaku akan tetap berusaha sekuat tenaga. “Yang jelas saya harus bekerja keras dan tampil maksimal di ajang ini. Itu kuncinya,” terang Aldila.

Nantinya, tenis akan dimulai dengan petandingan beregu. Pada gelaran PON 2016, Jatim mampu menyapu bersih emas di nomor beregu. Baik tim putra maupun putri sama-sama mampu tampil sebagai juara.kn

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…