Khofifah Didesak Batalkan Rekruitmen KPID Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhshi Ramdlan. Sp/Riko
Muhshi Ramdlan. Sp/Riko

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Carut marut penuh kepentingan dalam proses rekruitmen komisioner Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Jawa Timur berbuntut panjang. Selain di protes di ombudsmen, sejumlah elemen masyarakat Jawa Timur juga berharap penuh kepada Gubernur Jawa Timur untuk membatalkan hasil fit and proper test anggota KPID Jatim yang baru saja digelar Komisi A DPRD JAtim.

Apalagi, daftar nama anggota KPID yang di loloskan Komisi A pada hari Minggu (26/9/2021) lalu diduga kuat menghasilkan nama-nama yang jauh dari kompetensi dunia penyiaran. Sebaliknyaa, banyak dari mereka yang berasal dari titipan partai politik tertentu.

Hal itu disampaikan Aktivis Milenial Peduli Jawa Timur, Yusfan Firdaus, Selasa (28/9/2021). Ia menyampaikan pemilihan di komisi A DPRD Jatim tidak menggambarkan tentang kualitas penyiaran.

"Kami meminta kepada Gubernur Jawa Timur untuk membatalkan hasil pemilihan di komisi A DPRD Jatim. Gubernur harus lebih bijaksana dalam mengasilkan sesuatu yang berkualitas, tidak hanya melihat dari kepentingan komunal, tetapi harus mengedepankan nilai-nilai integritas," katanya.

Yusfan berharap betul kepada orang nomor satu di Jatim untuk membatalkan hasil tersebut. Pasalnya, nama-nama yang lolos adalah penumpang gelap untuk lembaga sekaliber KPID. Sebab mereka  tidak memiliki dedikasi dan pengabdian untuk memajukan bidang penyiaran di Indonesia, khususnya di Jatim.

"Lebih pada hasil intrust daripada trust yang menggambarkan dengan kualitas penyiaran. Karenanya, kami mengharapkan agar Gubernur Jatim untuk membatalkan hasil tersebut," pintanya lagi.

Hasil temuan, lanjut dia,  partai yang banyak menempatkan anggotanya di komisi A DPRD Jatim, maka otomatis sangat bisa meloloskan calon titipan mereka. Dari total 7 komisioner, Ada 2 partai ini memaksakan calonya sendiri duduk di Komisioner KPID Jatim.

"Sehingga praktis lembaga KPID Jatim bisa dikuasai oleh partai besar di Jatim yakni PDIP dan PKB. Bila kedua partai ini yang menguasai maka arah kinerja KPID ke depannya juga tidak lepas dari kepentingan kepentingan kedua partai ini," tudingnya.

Di sisi lain, kata Yusfan, kualitas tentang penyiaran tidak diindahkan oleh kedua partai politik mereka. Dari 7 nama yang akan diusung oleh mereka, tidak ada satupun dari praktisi penyiaran.

"Tentu ini menjadi pertanyaan besar tentang integritas dan kualitas kinerjanya. Mereka yang di paksa untuk lolos adalah dari background organisasi yang memiliki kedekatan dengan kedua partai ini," terangnya.

Senada, Ketua Umum Milenial Peduli Jawa Timur, Muhshi Ramdlan juga menuturkan hal yang serupa, bahwa Proses Pemilihan Komisioner KPID Jatim yang dilaksanakan di DPRD Jatim sangat tidak sesuai dengan harapan Masyarakat Jatim.

"Terbukti dengan tidak adanya kapasitas penyiaran yang dimiliki oleh 6 orang yang dianggap dan dinyatakan lolos oleh Anggota DPRD Jatim Komisi A. Tentu hal ini perlu ada sebuah evaluasi," katanya.

"Harapannya Ibu Gubernur Jawa Timur yang kami cintai dapat membatalkan hasil keputusan tentang Komisioner KPID Jatim," pinta Muhshi.

Berikut ini nama-nama yang diloloskan Komisi A DPRD Jatim. Antara lain, Romel Masykuri (lulusan Ilmu Politik Unair), Royin Fauziah, Dian Eka R, Afif Amrullah, Imanuel Yosua, Habib M R dan Sundari. rko

Berita Terbaru

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait total utang pemerintah yang tercatat lebih dari Rp 10.000 triliun per…

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesepakbola Christiano Ronaldo resmi menikahi kekasihnya Georgina Rodriguez setelah menjalin hubungan sejak 2016. Mereka mengumumkan…

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Siber Polda Jawa Timur membongkar kasus dugaan arisan online fiktif dengan perputaran uang mencapai Rp 71 miliar. Ada 140 orang…

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

PACAR RAKA JATIM TIO, MASIH NGUMPET

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Disbudpar Jatim bersama Dewan Juri Raka Raki Jatim dan Disporapar Kota Surabaya menggelar rapat pembahasan pelanggaran kode etik Raka Wakil…

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Ke Hong Kong, Kini Bebas Visa

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan data terbaru Global Passport Index per Juli 2026, Warga Negara Indonesia (WNI) mengantongi akses bebas visa ke 89 negara di…

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Wakaf Produktif Masjid Istiqlal dikelola Manajer Investasi

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku masih membahas pengelolaan wakaf produktif Masjid Istiqlal. OJK mendorong pengelolaan dana umat di…