Penyerobotan Tanah Pecaton

Pembangunan SDN I Pamolokan Sumenep, Tuai Masalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Bidang Aset pendidikan Kab. Sumenep, Nur Alamsyah saat di ruang kerjanya ( SP/Ainur Rahman)
Kepala Bidang Aset pendidikan Kab. Sumenep, Nur Alamsyah saat di ruang kerjanya ( SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep -  Keberadaan SDN I Pamolokan Kecamatan Kota Kab. Sumenep, yang terletak di Perumahan Nasional (Perumnas) Giling diduga menuai masalah, sebab keberadaan tanah tersebut tercatat tanah Pecaton milik pemerintahan desa.

Pantauan Surabaya Pagi, sejak berdirinya bangunan SDN I Pamolokan, sekitar tahun 2016 lalu sampai saat ini belum ada yang menyoal keberadaan tanah tersebut. 

Namun setelah terlihat kepemilikan tanah Pecaton ternyata tanah tersebut berinisial DK. 7  yang artinya, Daratan Kliwon, milik Pemerintahan Desa Pamolokan. 

Diketahui sebagai tanah milik Pecaton, reporter Surabaya Pagi mengklarifikasi kepada Kepala Desa Pamolokan, Rahmat Ready di kediamannya. Rabu (29/09)).

Menurutnya, riwayat asal tanah tersebut adalah tanah Pecaton milik pemerintahan sesa Pamolokan, hanya saja kok bisa pemerintah daerah membangun lembaga pendidikan itu diatas tanah Pecaton. 

"Dulu, sebelum di bangun lembaga pendidikan di sana, ada dari pihak PU. Ciptakarya, mendatangi saya dan meminta rekomendasi, namun saya tolak " tegasnya

Rahmat menjelaskan, pemerintah daerah semestinya memberikan bukti-bukti kepemilikan tanah, tidak asal main serobot, tiba-tiba di bangun lembaga pendidikan. 

"Saya ingin tahu referensinya seperti apa, asal muasal keberadaan tanah tersebut," ungkapnya.

Sementara kata dia, sebagai Kepala Desa Pamolokan, pihaknya ingin mengetahui asal tanah itu sebelum keberadaan tanah itu di vasum. 

Sementara Bidang Aset Pendidikan Kabupaten Sumenep, Nur Alamsyah mengatakan, Bahwa pemerintah daerah membangun lembaga pendidikan diatas tanah yang sudah jelas kepemilikannya. 

"Ibaratnya sampean mau bangun rumah,  kan tidak mungkin diatas tanah yang belum menjadi miliknya, dan tanah tersebut sudah menjadi tanah fasum sejak tahun 1992,"ujarnya.

Jadi sambungnya, persoalan bangunan SDN I Pamolokan itu sudah di vasum dan milik pemerintah daerah berdasarkan bukti fasum tersebut. 

"Bidang aset pendidikan memiliki bukti fotocopynya, dan aslinya ada di Aset Keuangan, Jadi semua berkas aslinya ada di Aset Keuangan. Saya hanya pegang fotocopynya,” ungkapnya.

Kata dia, untuk mengetahui lebih jelasnya silahkan ke Bidang Aset Keuangan atau ke Pak Jakfar Kepala PU. Ciptakarya. “Beliau tahu betul sejarah tanah yang ada disana,” pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Pemkab Tambah Anggaran 10 Miliar, Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Ponorogo

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mempercepat perbaikan jalan yang rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menambah anggaran sekitar Rp10 miliar melalui…

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Dipicu Emisi Kendaraan dan Debu Jalan, Kasus ISPA Di Surabaya Meningkat

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi lingkungan yang dipenuhi debu dan asap kotor hingga emisi kendaraan bermotor di puncak kemarau mengakibatkan lonjakan…

Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo

Pengunjung Diajak Membatik Langsung di Fave Hotel Sidoarjo

Minggu, 04 Okt 2026 15:03 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Amazing dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, fave hotel Sidoarjo berkolaborasi dengan Batik Namiroh,…

Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC

Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC

Minggu, 04 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hingga September, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat ratusan anak terdeteksi positif tuberkulosis (TBC)…