Warga Situbondo Gagal Divaksin Terkendala NIK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan vaksinasi di Situbondo.
Pelaksanaan vaksinasi di Situbondo.

i

SURABAYAPAGI, Situbondo - Vaksinasi di Situbondo hingga kini masih terus dilakukan. Masih banyak warga yang belum mendapatkan vaksin dengan berbagai alasan. Salah satunya karena nomor induk kependudukan (NIK) yang tak dapat diakses petugas vaksinator.

"Pengaduan warga yang masuk ke Disdukcapil karena tidak bisa divaksin, sebagian kecil hanya terkait sinkronisasi antara data NIK dan KK yang tidak sesuai.  Selebihnya NIK tidak bermasalah dan aman, hanya saja belum muncul dalam aplikasi vaksin, sehingga yang bersangkutan tidak bisa divaksin," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Situbondo Tri Cahya Setianingsih, Selasa (5/10).

Menurut dia, sudah ada ratusan warga yang mengadu ke Disdukcapil. Namun demikian, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena hal itu menjadi wilayah Kementerian Kesehatan.

Disdukcapil tidak tahu menahu terkait permasalahan NIK di bagian operator vaksin, karena sejauh ini tidak dilibatkan dalam hal pendataan warga yang harus divaksin.

"Vaksin ini kan ada aplikasi sendiri dan ada daftar peserta vaksin dari Kementerian Kesehatan. Memang berbasis NIK. Tapi saya tidak tahu, apakah nama semua penduduk Situbondo yang sudah ber-NIK terakomodasi dalam aplikasi itu," tuturnya.

Data penduduk yang tidak masuk dalam aplikasi daftar vaksinasi itu, dimungkinkan belum dimasukkan ke dalam aplikasi oleh Kemenkes, sehingga NIK tidak muncul.

"Kalau dipanggil tidak ada, bisa jadi belum diinput dalam aplikasi itu oleh Kemenkes. Karena aplikasi itu kan dari Kemenkes," kata Tri Cahya.

Ahmad Badri, salahs eorang warga tidak bisa mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya belum online.

"Saya barusan vaksin di Polkes Kodim 0823/Situbondo, tapi kata petugas NIK saya belum online, sehingga saya tidak masuk daftar orang yang harus divaksin," ujarnya.

Padahal, lanjut dia, surat keterangan vaksin itu sangat dibutuhkan untuk mengikuti tes CPNS yang akan berlangsung hari ini.

"Saya sudah memiliki KTP-e sejak 10 tahun yang lalu. Namun herannya, tidak masuk dalam data peserta vaksin," kata Badri, Warga Kampung Krajan, Desa Alas Malang, Kecamatan Panarukan itu.

Berita Terbaru

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna penginputan pelaporan data yang lebih baik dan akurat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui program zakat produktif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan pemberdayaan ekonomi warga miskin di wilayah…

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Guna meningkatkan produksi sapi di daerah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, menggelar bimbingan teknis (bimtek)…

Temukan Dugaan Pelanggaran, Wali Kota Surabaya Perketat Pengawasan Parkir

Temukan Dugaan Pelanggaran, Wali Kota Surabaya Perketat Pengawasan Parkir

Kamis, 15 Okt 2026 12:11 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti setelah adanya laporan warga terkait dugaan pelanggaran di sejumlah titik termasuk kawasan wisata Ampel dan Pasar…

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Surabaya Petakan Kondisi Sosial Ekonomi Lewat Muskel

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Surabaya Petakan Kondisi Sosial Ekonomi Lewat Muskel

Kamis, 15 Okt 2026 12:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui kegiatan musyawarah kelurahan (muskel) hingga ke tingkat rukun tetangga (RT), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gencar…

Anggarkan APBN, Pemkab Sidoarjo Bantu Perbaikan Dua Rumah Warga Terdampak Kebakaran

Anggarkan APBN, Pemkab Sidoarjo Bantu Perbaikan Dua Rumah Warga Terdampak Kebakaran

Kamis, 15 Okt 2026 11:55 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti adanya warga yang terkena musibah kebakaran di Dusun Dungus, Desa Sukodono, Kecamatan Sukodono, kini Pemerintah…