Pinjol Ilegal, Dikelola WNA dan Alat Penagih Canggih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor collector pinjol di Tangerang digerebek polisi, Rabu (13/10/2021).
Kantor collector pinjol di Tangerang digerebek polisi, Rabu (13/10/2021).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pinjol ilegal diungkap Bareskrim Polri dalam minggu ini ternyata libatkan warga negara asing sebagai pengelola dan alat canggih untuk penagihan. Nama alat ini modem pool, yang belum pernah dijumpai di pasar Indonesia.

Dirtippideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika menyatakan dalam operasinya, perusahaan pinjol ilegal mengirimkan SMS blasting dengan nada ancaman, penistaan, asusila kepada peminjam pinjol. Nah Brigjen Helmy mengungkapkan ada salah satu alat andalan dalam pinjol yaitu modem pool

“Itu modem pool SIM box, ini yang banyak antenanya. Ini perangkat yang mampu memanipulasi nomor ponsel dari pengguna (perusahaan pinjol) ke penerima pinjol,” kata jenderal bintang satu dalam konferensi pers dikutip Jumat (15/10/ 2021).

 

Operator yang kirim SMS Blast

Brigjen Helmy mengatakan kenapa yang banyak ditangkap kemarin adalah rata-rata banyak orang, ternyata mereka adalah operator yang berperan mengirimkan SMS blast menggunakan peralatan modem pool tadi.

“Kalau di dunia nyata kan namanya debt collector, nah di dunia pinjol ini mereka namanya adalah desk collection. Mereka lah yang kirim SMS kepada nasabah yang pinjam pinjol,” ujar jenderal bintang satu itu.

Bareskrim saat ini masih memeburu WNA berinisial ZC yang mana berperan sebagai mentor bagi operator pengirim SMS blast.

“WNA ini juga pendana yang transmisikan SMS berisi ancaman itu,” kata dia.

Bareskrim Polri mengungkapkan bagaimana operasi perusahaan pinjaman online ilegal dalam merekrut dan mengirimkan SMS ke nasabahnya. Ternyata Bareskrim berbulan-bulan bekerja menyelidiki pinjaman online atau pinjol ilegal ini. Nah salah satu yang ditunjukkan adalah alat pinjol ilegal yang dipakai untuk manipulasi dalam pengiriman SMS blast berisi ancaman kepada pengguna dana pinjol.

Bareskrim Polri mengatakan menerima ratusan laporan seputar pinjol ilegal selama berbulan-bulan. Bagaimana ya Bareskrim mengungkap kasus pinjol ini? Dirtippideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika mengatakan selama setahun ini mereka menerima laporan pinjol mencapai ratusan lho, tepatnya 371 laporan selama kurun 2020-2021. Banyak banget ya Sobat Hopers.

 

91 Kasus Pinjol Ilegal

Dari ratusan laporan itu Sobat Hopers, yang sudah terungkap adalah 91 kasus dan 8 kasus lainnya sedang dalam penyelidikan mendalam kepolisian lho. Sabar ya, terakhir Bareskrim membongkar operasi pinjol di 7 TKP di Jakarta. Itu cuma di Ibu Kota doang ya. Polri mengatakan pengungkapan jaringan pinjol ilegal ini melibatkan Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat sampai Polda Jawa Tengah.

 

Gerebek 7 Kantor Pinjol

Dittipideksus Bareskrim Polri minggu ini menggerebek tujuh kantor pinjaman online (fintech) ilegal di DKI Jakarta. Sebanyak tujuh orang ditangkap dalam operasi tersebut. Sementara itu, penggerebekan turut dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) dengan mengamankan 56 orang dalam penggerebekan kantor pinjol yang berlokasi di Ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat.

Penyidik mengatakan tersangka memiliki peran masing-masing, di antaranya desk collection (penagih utang) dan operator SMS blasting. Dari penggerebekan tersebut, kepolisian menyita beberapa barang bukti antara lain modem, CPU, layar monitor, ratusan sim card, dan laptop.

“Dari semua TKP total yang sudah kita amankan 121 unit modem, 17 unit CPU, 8 monitor, 8 laptop, 13 unit HP, 1 box simcard baru masing masing berisi 500 pieces dan 2 flashdisk,” kata Brigjen Helmy. n jk, 03, erc

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…