Warga Keluhkan PKH Tak Tepat Sasaran, Ketua Komisi A Minta Pemkot Bentuk Tim Survei Independen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Reses Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna di Wonorejo gang 3 RW 05 Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tambaksari. SP/Alqomar
Reses Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna di Wonorejo gang 3 RW 05 Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tambaksari. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM Surabaya - Program Keluarga Harapan (PKH) masih banyak dikeluhkan oleh warga. Hal itu terungkap saat Reses Ketua Komisi A DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Krishna di Wonorejo gang 3 RW 05 Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tambaksari.

Politisi Perempuan yang akrab disapa Bu Ayu ini mengatakan banyak warga yang mengeluh bahwa Bantuan PKH  ini banyak tidak tepat sasaran.

"Ada pengaduan, orang yang mampu apalagi PNS ternyata dapat bantuan PKH, bahkan ada yang punya mobil tapi masuk dalam MBR," ujar Ayu usai melakukan reses di Wonorejo gang 3 RW 05 Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tambaksari .

Bu Ayu melanjutkan, ada 2 KK yang menerima bantuan tidak tepat sasaran tersebut. Berdasarkan keterangan Ketua RT dan Ketua RW setempat sudah dilakukan verifikasi data, namun data tersebut tidak berubah. 

 

"Ketika Ketua RT dan Ketua RW setempat melakukan konfirmasi ke Dinsos diperoleh keterangan kalau data tersebut mengacu pada data pihak kelurahan. Namun ketika kelurahan dikonfirmasi dilempar lagi ke pihak Dinsos," ungkapnya, Sabtu (16/10) kemarin. 

Ayu menjelaskan, alur pendataan PKH dan MBR dilakukan oleh RT/RW lalu diserahkan ke kelurahan, kemudian diteruskan oleh kelurahan ke Dinas Sosial Kota Surabaya. 

"Ini yang bermasalah dimana, apakah pihak kelurahan yang malas melakukan perubahan, malas mengetik berdasarkan verifikasi data oleh RT/RW. Ketua RW/RW sampai marah karena karena dimarahi warga tidak melakukan perubahan data," jelasnya lagi.

Ayu menegaskan kasus seperti ini juga terjadi di beberapa wilayah yang menjadi tujuan resesnya. Aduan ini menjadi pekerjaan rumah pemkot Surabaya supaya segera diselesaikan. "Pemkot Surabaya perlu sumber daya yang bisa memantau hal ini. Dan memastikan verifikasi data sampai ke pihak Dinas Sosial," ujar Ayu.

Selain soal bantuan yang tidak tepat sasaran, Ayu mengatakan, persoalan lain yang dikeluhkan warga diantaranya yaitu permintaan sarana prasarana yang belum terpenuhi. Misalnya permintaan pemasangan CCTV karena kawasannya beberapa kali terjadi kasus pencurian sepeda motor. Pemasangan penerangan jalan umum, bak sampah. "Padahal permintaan ini sudah ada dalam Musrenbang tapi belum terealisasi. Jadi banyak persoalan sebenarnya di Surabaya," ungkap Ayu lagi.

Ayu meminta pemkot Surabaya lebih detail lagi turun kebawah, dan membentuk tim survei independent . "Kalau kita masih memakai sistem lama tentunya tidak akan bisa menyelesaikan masalah," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Ketua DPRD: Hari Jadi ke-458 Momentum Perkuat Sinergi Membangun Kabupaten Madiun

Ketua DPRD: Hari Jadi ke-458 Momentum Perkuat Sinergi Membangun Kabupaten Madiun

Sabtu, 18 Jul 2026 20:11 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Semangat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun dalam rangka memperingati …

Kasasi Ditolak MA, Eks Kasek SMK PGRI Ponorogo Resmi Jalani Vonis 12 Tahun, Aset Segera Dilelang

Kasasi Ditolak MA, Eks Kasek SMK PGRI Ponorogo Resmi Jalani Vonis 12 Tahun, Aset Segera Dilelang

Sabtu, 18 Jul 2026 18:18 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Upaya hukum kasasi yang diajukan oleh terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMK PGRI 2 Ponorogo,…

Hakim Cecar Inspektur III Soal Audit CSR TPA Winongo, Singgung BBM PUPR untuk Alat Berat Swasta

Hakim Cecar Inspektur III Soal Audit CSR TPA Winongo, Singgung BBM PUPR untuk Alat Berat Swasta

Sabtu, 18 Jul 2026 17:04 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Inspektorat Kota Madiun menyebut hasil audit pekerjaan proyek Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari PT Hemas Buana Indonesia (…

Saksi Ungkap Maidi Perintahkan Kepsek SD-SMP dan OPD Beli Pohon Sambung Tuwuh

Saksi Ungkap Maidi Perintahkan Kepsek SD-SMP dan OPD Beli Pohon Sambung Tuwuh

Sabtu, 18 Jul 2026 17:02 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Saksi Lismawati mengungkap Wali Kota Madiun nonaktif Maidi memerintahkan kepala sekolah SD, SMP, dan sejumlah OPD membeli m…

Bupati Hari Wuryanto Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Wujudkan Layanan Cepat untuk Masyarakat  ‎

Bupati Hari Wuryanto Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Wujudkan Layanan Cepat untuk Masyarakat ‎

Sabtu, 18 Jul 2026 17:00 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:00 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hadirkan pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau hingga ke tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Madiun serahkan 55 unit mobil siaga k…

Satreskoba Polres Blitar Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satunya Oknum Anggota Polisi

Satreskoba Polres Blitar Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satunya Oknum Anggota Polisi

Sabtu, 18 Jul 2026 14:23 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskoba Polres Blitar Kota terus mengobrak-abrik sarang peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres B…