Gempa dengan 5,3 Magnitudo, Kejutkan Warga Blitar Raya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memebersihkan puing-puing kerusakan akibat gempa. SP/Hadi Lestariono
Petugas memebersihkan puing-puing kerusakan akibat gempa. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tepat pukul 09.21 Jumat (22/10) terjadi gempa yang membuat warga Kota Blitar semburat keluar rumah. Dalam peristiwa tersebut ada sejumlah bangunan yang alami kerusakan.

Gempa yang berkekuatan 5.3 Magnitudo itu yang berpusat di 8.85 LS (Lintang Selatan) dan 112.51 BT (Bujur Timur) tepatnya di Barat Daya Kabupaten Malang betul betul dirasakan di wilayah Blitar Raya.

"Saya kaget Mas saat beri makan burung di belakang rumah terasa diguncang, juga genteng rumah terdengar kreek...kreek," tutur Suryanto 51 warga perumahan BTN ASABRI Gedog Kec Sananwetan Kota Blitar.

Sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar melaporkan guncangan gempa tersebut memang sempat dirasakan sekitar 1-4 detik yang dirasakan di Blitar,apalagi Blitar khususnya Blitar selatan sangat dekat dengan pantai selatan yang dekat dengan wilayah Malang selatan.

 

Dengan gempa yang berkekuatan 5.3 Magnitudo tersebut di wilayah Kabupaten Blitar tepatnya di Kecamatan Binangun atap bagian teras gedung Mushola An Nur di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar, rusak berjatuhan ke tanah.

Sementara Kepala BPBD Kab Blitar A. Kholik menjelaskan untuk kerusakan bangunan sementara 1 gedung kantor Desa Serang dilaporkan rusak ringan, 1 unit rumah rusak ringan, 1 gedung balai kesenian Desa Sidorejo rusak ringan dan 1 gedung dan mushola kantor Kecamatan Binangun rusak ringan," kata Achmad Kholik pada Wartawan.

Juga mantan Kabag Humas Pemkab Blitar ini menerangkan bahwa sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa.

"Kami BPBD Kabupaten Blitar terus melakukan asesmen dan koordinasi dengan lintas instansi guna pendataan dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut, semoga tidak ada korban jiwa," harapnya.

Sedang catatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam keterangan resminya menyebut gempa M 5,3 itu merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Menurut BMKG, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Ponorogo, Malang, Pasuruan, Nganjuk, Mojokerto, Pacitan, Lumajang, Jember, Blitar dan Trenggalek.

Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Untuk itu pihak BMKG yang di sebar oleh Plt.Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BPBD Abdul Muhari melalui siaran Pers nya, menghimbau pada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Di samping itu, masyarakat diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi dan selalu memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa. Les

Berita Terbaru

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…