Besan Setnov, Sudah Ngemplang BLBI Rp 3,5 T, Masih Gugat Kemenkeu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Setiawan Harjono (paling kanan) saat menikahkan putranya dengan putri Setnov.
Setiawan Harjono (paling kanan) saat menikahkan putranya dengan putri Setnov.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setiawan Harjono salah satu obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) gugat Kementerian Keuangan. Ternyata Departemen yang dipimpin Sri Mulyani, tak gentar.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Direktur Hukum dan Humas DJKN (Kemenkeu) Tri Wahyuningsih Retno Mulyani.

“Kita ikuti proses peradilannya dan prosesnya semua,” ujar dia melalui saluran virtual, Jumat, (22/10/2021).

Menurut Tri, hingga saat ini prosedur menuju persidangan masih berjalan karena baru dalam tahap pemanggilan.

“Ini karena baru pemanggilan, jadi sidang juga belum berproses,” tuturnya.

Menurut anak buah Sri Mulyani, agenda di meja hijau baru akan bergulir pada pekan depan.

“Kalau menurut gugatannya, jadwal sidang adalah pada 25 Oktober,” tegas dia.

 

Perkara Utang Piutang

Setiawan Harjono melayangkan gugatan kepada pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu terkait perkara utang-piutang BLBI.

Hal tersebut tertuang dalam gugatan bernomor perkara 611/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst di pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Catatan litbang harian kita, Setiawan Harjono merupakan mantan petinggi PT Bank Asia Pacific (Aspac) yang dinyatakan memiliki utang kepada negara lebih dari Rp3,57 triliun. Dia merupakan pengusaha sekaligus besan dari mantan Ketua DPR -RI, Setya Novanto.

Sebelumnya Setiawan Harjono mangkir dalam pemanggilan ketiga yang dilayangkan oleh Satgas BLBI pada Kamis, 9 September 2021 lalu.

“Tidak hadir,” kata Kasubdit Humas Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Bernadette Yuliasari. n er,07

 

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim menyebut KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi…

Sudah 65 Orang Diperiksa Soal Tunjangan DPRD Ponorogo, Kabar Perbub Dikebut Semalam Beredar

Sudah 65 Orang Diperiksa Soal Tunjangan DPRD Ponorogo, Kabar Perbub Dikebut Semalam Beredar

Kamis, 16 Jul 2026 15:43 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 15:43 WIB

Foto:       SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo periode ta…