Pemilik Warkop di Pasuruan Tewas Dibacok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga mengerumuni lokasi tempat ditemukannya korban tewas.
Warga mengerumuni lokasi tempat ditemukannya korban tewas.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Hufron (51) pemilik warung Kopi di Kejayan Kabupaten Pasuruan ditemukan tewas pada Minggu (24/10) pagi.

Korban yang merupakan warga Desa Karangsentul Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan ditemukan tewas pertama kali oleh pengguna jalan yang melintas lantaran tergeletak tepat di pinggir jalan. 

Mendapati hal tersebut, warga langsung melapor ke polisi.

Polisi yang mendatangi lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari hasil sementara, korban tewas diduga dibunuh.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan Sejumlah luka robek akibat bacokan benda tajam terlihat di bagian belakang kepalanya.

“Dugaan kita memang dibunuh, ” ujarnya.

Namun demikian, polisi tidak menemukan adanya barang bukti benda tajam yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menghabisi korban.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP. Adhi Putranto mengatakan, dari pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan barang korban yang hilang.

“Pemeriksaan korban, didapati ada luka bacok di kepala bagian belakang,” ujarnya di lokasi kejadian.

Sejauh ini pihaknya masih menelusuri apa motif dan pelaku pembunuhan itu. “Masih diselidiki,” ungkapnya.

Sebelum diketahui di bunuh, warga sempat mengira jika korban mengalami kecelakaan lantaran posisinya tergeletak persis di pinggir jalan raya.

“Dikira kecelakaan. Semuanya keluar melihat, ” tutur Puji Astuti, warga sekitar lokasi.

Ia juga menuturkan, jika korban sehari – harinya memang berjualan kopi yang biasanya buka setiap malam hingga pagi hari.

“Bukanya malam sampai pagi biasanya. Ya memang jualan di sini, ” ujarnya.

Beberapa warga yang ada di lokasi kejadian memperkirakan, korban dihabisi saat hendak pulang. “Pas ditemukan itu warungnya sudah tutup,” kata Muis, warga sekitar.

Selain itu, beberapa barang korban juga sudah dikemasi. Termasuk sepeda pancal milik korban. “Kemungkinan sudah mau pulang karena semua sudah ringkes-ringkes,” lanjutnya.

 

 

Berita Terbaru

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, di Gedung Negara Grahadi, S…

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus m…

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik,…

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ekspansi bisnis kuliner premium berbasis halal terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan p…

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…