Ketua Komisi B Minta Pemkot Surabaya Selektif Beri Ijin Domisili Usaha Koperasi Simpan Pinjam di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi  B DPRD Kota Surabaya Lutfiyah
Ketua Komisi  B DPRD Kota Surabaya Lutfiyah

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Banyak perusahan simpan pinjam yang meresah masyarakat, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya meminta agar Pemkot Surabaya lebih selektif dalam mengeluarkan ijin domisili usaha untuk Koperasi Simpan Pinjam. 

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi  B DPRD Kota Surabaya ,Lutfiyah. Ia menjelaskan setelah memediasi permasalahan simpan pinjam yang memberatkan nasabah.

Seharusnya, keberadaan koperasi bisa bermanfaat untuk warga Kota Pahlawan ini. Bukan malah menyengsarakan. 

“Nasabah ini memang meminjam ke Koperasi Inti Dana dengan pinjaman sebesar Rp 50 juta. Sudah membayar Rp 46 juta. Kemudian karena kondisi Covid-19, Dia ini belum bisa bayar," ujarnya, Selasa (26/10) di ruang Komisi.

Menurut Lutfiyah, nilai jaminannya sebesar Rp 900 juta. Tiba-tiba itu dilimpahkan ke Cassie. Kemudian Cassie yang menghubungi pemilik jaminan tersebut. Ini membingungkan peminjam. Sebab dirinya merasa meminjam melalui koperasi, tiba-tiba harus berhubungan dengan Cessie. 

"Kalau koperasi yang punya ijin dari pusat perlakuannya tidak sama dengan koperasi yang ijinnya dari Pemerintah Kota Surabaya, ini tidak fair," urainya.

Berarti Surabaya tidak punya wewenang. Padahal dalam kondisi pandemi seperti ini, seharusnya pihak koperasi melakukan relaksasi. Untuk itu kepada Koperasi Inti Dana ini Komisi B DPRD Kota Surabaya meminta untuk memberi keringanan kepada peminjam ini. Pihaknya berharap agar kedua belah pihak bisa melakukan komunikasi secara persuasif.

Kalau pihak Koperasi Inti Dana  mampu menyelesaikan dengan tidak memberatkan kedua belah pihak. Maka kami akan menganggap ini selesai. 

"Namun apabila pihak koperasi masih belum bisa menyelesaikan secara kekeluargaan. Maka akan kami undang kembali dengan melibatkan OJK dan Polrestabes Surabaya," tegas Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Lutfiyah.

Sementara itu, pihak Koperasi Inti Dana tak mau berkomentar sepatah katapun. Selesai hearing, mereka bergegas meninggalkan gedung dewan yang terletak di Jalan Yos Sudarso Surabaya ini. Alq

Berita Terbaru

Angkat Ikon Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Gelar Kejuaraan Pencak Silat 2026

Angkat Ikon Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Gelar Kejuaraan Pencak Silat 2026

Rabu, 04 Nov 2026 14:18 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendongkrak ikon daerah sebagai Kampung Pesilat Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar Kejuaraan…

BPS Catat Angka Kemiskinan 2026 di Banyuwangi Turun Jadi 5,6 Persen

BPS Catat Angka Kemiskinan 2026 di Banyuwangi Turun Jadi 5,6 Persen

Rabu, 04 Nov 2026 14:11 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berkat berbagai program pengentasan kemiskinan yang dijalankan, seperti Banyuwangi Berbagi dan Rantang Kasih, Badan Pusat…

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi sehat dan layak kepada siswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Hingga September 2026, inflasi year on year (yoy) di Kota Madiun tercatat mencapai 3,66 persen sehingga fenomena kenaikan inflasi…

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga September 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat sebanyak 19.030 warga Magetan, terdeteksi mengidap hipertensi atau…

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…