Perhutanan Sosial Jatim Capai 65,19 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perhutanan sosial yang dikembangkan memiliki dampak besar terhadap masyarakat sekitar hutan, baik dampak ekonomi maupun dalam lingkungan lainnya.SP/IST
Perhutanan sosial yang dikembangkan memiliki dampak besar terhadap masyarakat sekitar hutan, baik dampak ekonomi maupun dalam lingkungan lainnya.SP/IST

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Provinsi Jawa Timur menempati posisi puncak dalam capaian perhutanan sosial di Pulau Jawa. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, prosentase luasan yang telah terealisasi yakni sebesar 65,19 persen atau seluas 176.962,08 hektar area. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan perhutanan sosial yang dikembangkan memiliki dampak besar terhadap masyarakat sekitar hutan, baik dampak ekonomi maupun dalam lingkungan lainnya.

 “Perhutanan sosial ini tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat tapi juga akan berkontribusi terhadap pengurangan peristiwa kebakaran, pembalakan liar, pencurian kayu hingg akonflik lahan,” ujarnya dalam rilis, kemarin.

Menurutnya, melalui perhutanan sosial, masyarakat dapat memiliki akses lahan di kawawan hutan yang bisa dimanfaatkan sebagai modal kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat kelompok usaha.

 “Kami berharap masyarakat sekitar hutan sosial dapat memanfaatkan akses ini untuk meningkatkan perekonomian,” imbuhnya.

Khofifah menjelaskan saat ini dari 348 Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) di Jatim, telah terbentuk 489 Kelompok Usaha Perhutanan sosial (KUPS) atau sebesar 45,78 persen dari total KUPS di Pulau Jawa. KUPS tersebut telah menjalankan usaha produksi yang terdiri dari komoditas agroforestry, buah-buahan, ekowisata, wisata alam, kayu-kayuan, madu, kayu putih dan hasil hutan bukan kayu lainnya. 

Khusus KPS di wilayah Tuban, tercatat ada sebanyak 29 dan telah terbentuk 47 KUPS dengan komoditas jagung, kacang, cabe, singkong, ekowisata, silvopastura, dan hasil hutan lainnya.

Untuk KUPS dengan komoditas kacang secara nasional terdapat 76 KUPS, sebanyak 52,17 persen berasal dari Jatim dan hanya Kabupaten Tuban yang memiliki KUPS dengan komoditas kacang berkelas KUPS Emas.

“Saya optimistis jika komoditi hasil perhutanan sosial ini diolah dan dikemas lebih baik lagi maka nilai ekonominya akan semakin besar. Bukan tidak mungkin pula bisa menjadi komoditas unggulan daerah yang bisa dijual ke pasar luar,” imbuhnya.

 Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jatim menempati posisi teratas dalam hal jumlah surat keputusan (SK) yang telah terbit yakni sebanyak 348 unit SK atau 54,46 persen dari total capaian di Pulau Jawa. 

Dari 348 unit SK perhutanan sosial, sebanyak 303 unit merupakan SK Kulin KK (Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan) atau sebesar 32,48 persen dari total capaian SK Kulin KK Nasional dan Jatim menjadi provinsi yang paling banyak memperoleh SK Kulin KK.

Jumlah petani penggarap Jatim menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa yakni sebanyak 119.576 kepala keluarga atau 68,17 persen dari total capaian di Pulau Jawa.  Sebagai perbandingan, capaian perhutanan sosial Provinsi Jawa Tengah sebesar 13,85 persen, Jawa Barat sebesar 13,56 persen, Banten sebesar 6,82 persen dan DIY sebesar 0,58 persen.

Sedangkan dalam hal penerbitan SK, Jabar mencapai sebesar 20,34 persen, Jateng sebesar 13,77 persen, DIY sebesar 7,04 persen dan Banten sebesar 4 persen.  Adapun dalam hal jumlah petani penggarap, Jabar sebesar 11,66 persen, Jateng sebesar 11,13 persen, Banten sebesar 6,20 persen dan DIY sebesar 2,85 persen. Kom/na

Tag :

Berita Terbaru

Lomba Karapan Sapi Jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY Jaga Kekayaan Budaya Nusantara

Lomba Karapan Sapi Jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY Jaga Kekayaan Budaya Nusantara

Minggu, 02 Agu 2026 19:02 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, BANGKALAN – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi Bangkalan, …

Jangan Biarkan Jawa Timur Terus Dicap sebagai Sarang Peredaran Narkotika

Jangan Biarkan Jawa Timur Terus Dicap sebagai Sarang Peredaran Narkotika

Minggu, 02 Agu 2026 18:43 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim berharap provinsi ini tidak boleh terus dicap sebagai wilayah rawan peredaran narkotika,…

Menteri PPN Tinjau Kawasan Industri Pantura

Menteri PPN Tinjau Kawasan Industri Pantura

Minggu, 02 Agu 2026 17:42 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 17:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Industri yang terus tumbuh di Kawasan Pantai Utara (Pantura) Lamongan, dan perputaran ekonomi yang terus melesat, membuat…

DPD Matra Lamongan Dikukuhkan, Bupati Ajak Memperkuat SDM Melalui Kelestarian Budaya

DPD Matra Lamongan Dikukuhkan, Bupati Ajak Memperkuat SDM Melalui Kelestarian Budaya

Minggu, 02 Agu 2026 17:40 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) MATRA Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2026–2031 dikukuhkan oleh Dewan Pengurus Wilayah M…

Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim

Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim

Minggu, 02 Agu 2026 17:01 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 17:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pengelolaan mangrove dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem pesisir oleh Pemkab Lamongan, kembali mendapat apresiasi di…

Beri Kenyamanan Akses Warga, Pemdes Klantingsari Bangun Jalan Paving

Beri Kenyamanan Akses Warga, Pemdes Klantingsari Bangun Jalan Paving

Minggu, 02 Agu 2026 15:24 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Memberi pelayanan prima bagi masyarakat terus dimaksimalkan Pemerintahan Desa (Pemdes) Klantingsari, Kecamatan Tarik. Salah s…