Pemkot Surabaya Kukuhkan TPKAD, Cegah Pelaku UMKM dari Jeratan Pinjol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengukuhkan TPKAD kota Surabaya
Wali kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengukuhkan TPKAD kota Surabaya

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wali kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan percepatan bantuan permodalan bagi pelaku UMKM di Surabaya. Hal tersebut dilakukan agar para pelaku UMKM tidak terjebak dalam pinjaman online (pinjol).

Pernyataan tersebut diungkapkan Eri saat mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keungan Daerah (TPKAD) kota Surabaya, Senin (1/11).

"UMKM kita yang butuh modal atau startup kita yang baru tumbuh, bisa kita support. Jangan sampai ketika mereka ini butuh modal, pinjam di tempat yang salah seperti pinjol (pinjaman online) yang tidak berlisensi (ilegal). Akhirnya, utangnya semakin banyak," katanya.

Acara ini juga dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Provinsi Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah IV Jatim, serta beberapa lembaga perbankan dan jasa keuangan lainnya. 

Eri yang juga menjadi Pengarah I TPAKD Surabaya menyampaikan, bahwa TPAKD mendukung percepatan pergerakan ekonomi di Kota Surabaya. Baik itu, melalui kemudahan akses bantuan permodalan, maupun pendampingan bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Susunan TPAKD diisi OJK, Bank Indonesia, lembaga perbankan hingga lembaga jasa keuangan. "Kehadiran TPAKD ini sangat tepat, karena di waktu pergerakan ekonomi kita mulai menggeliat, tim ini hadir," ungkap dia.

Di kesempatan ini, Cak Eri juga meluncurkan program Pinjaman UMKM Surabaya Pasti Tangguh (Puspita). Program dari BUMD Pemkot Surabaya, PT BPR Surya Artha Utama (SAU) ini akan menyalurkan bantuan kepada UMKM. 

Pelaku UMKM dapat mengajukan kredit atau pinjaman modal usaha dengan bunga ringan, sekitar 3 persen saja. "Tujuan kita adalah menciptakan pahlawan-pahlawan ekonomi baru," terangnya.

Bagi Cak Eri, pahlawan ekonomi adalah kelompok yang ketika usahanya menjadi besar, dapat mengajak masyarakat lainnya bergabung. "Pemerintah melalui TPAKD siap mendukung penuh sehingga menjadi besar," jelasnya.

"Saya selalu katakan, membangun sebuah kota itu tidak bisa dengan kekuatan sendiri. Tetapi bagaimana kolaborasi," papar dia.

Kepala OJK Regional IV Jawa Timur, Bambang Mukti Riyadi bersama Bank Indonesia maupun lembaga jasa keuangan lainnya, siap mendukung pemkot. Melalui TPAKD ini, Bambang optimis keuangan di Kota Surabaya akan lebih meningkat. 

TPAKD juga bergerak di bidang edukasi dan literasi kepada masyarakat. Sebab, di Jatim saat ini indeks literasi atau tingkat pahamnya masyarakat baru sekitar 48,9 persen, sekalipun indeks inklusi keuangan sudah mencapai 87,96 persen. 

"Ini bisa menjadi potensi masalah. Ketika orang memanfaatkan sesuatu tidak paham, termasuk di produk keuangan. Nah, ini merupakan salah satu garapan (tugas) dari TPAKD ke depan," pungkasnya.

Berita Terbaru

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi yang m…

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tabir dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kian benderang. Peran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) K…

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen. Angka ini turun 0,06 poin d…

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

SurabayaPagi, Punjer - Menandai awal musim tanam 2026, ratusan petani tembakau Bondowoso dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, siap menabur benih…

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa   ‎

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa  ‎

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Selain diduga belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), izin berusaha milik PT Jatim Parkir Center (JPC) s…