Raih Keuntungan dengan Cara Menipu Konsumen

Toko BUDI SANTOSO Lenteng Banyak Mendapat Sorotan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep. SP/Ainur Rahman
Amiruddin Anggota LMR RI Komda Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Setelah diberitakan sebelumnya, dengan dugaan lakukan kebohongan kepada konsumen, pemilik Toko Budi Santoso di Jalan Pasar Lenteng kini mendapat kecaman.

Tidak hanya itu, kecaman juga bermunculan dari para broker proyek, mereka siap mempertanggungjawabkan,  sebab dengan kejadian seperti itu pekerjaan mereka sering kena disk oleh Konsultan pengawas karena diduga tidak sesuai dengan Juklak Juknisnya.

Menurut Amiruddin, jika kebohongan yang dilakukan Budi Santoso (pemilik Toko Material) terus dibiarkan maka menjadi penghianatan terbesar bagi konsumen.

" Usahanya memang milik sendiri, tapi kelabui konsumen dengan memalsukan data kwitansi, itu yang perlu di sangsi, makanya kita akan kawal persoalan itu sampai selesai," kata Amirudin Anggota LMR RI Komda Sumenep Kamis (4/11).

Padahal kata Mirud, “Apa susahnya menyampaikan ke konsumen jika ukuran yang dipesan itu memang tidak ada, bukan malah memberikan keterangan palsu hanya untuk meraih keuntungan,” ungkapnya

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Korban adalah konsumen yang membeli barang jenis Galvanis dengan ukuran 40x40 namun diberikan ukuran 35x35, 

Mirud mengutip pernyataan Budi Santoso, bahwa Hal ini diakuinya kurang lebih 5 tahun dan konsumen tidak ada yang Komplain, baru kali ini kata dia. Dan kita sudah lakukan mediasi, tapi tetap Budi santoso mengaku dirinya benar.

"Coba bayangkan, kita pesan barang dengan ukuran 40x40, tapi yang keluar ukurannya 35x35 ini dianggap biasa, jadi setiap pemesanan dengan ukuran 40x40 yang keluar 35x35," pungkasnya

Sementara Budi Santoso pemilik toko mengakui kalau di kwitansi yang ditulisnya sesuai dengan pesanan konsumen, jadi ukurannya 40x40, tapi barangnya yang keluar memang ukuran 35x35

"Sampean beli di toko mana saja,  memang ukuran Galvanis itu 35x35, namun di kwitansi ditulis 40x40, memang benar saya yang nulis," ungkapnya. Ar

 

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Pemkab Magetan Akan Pasang Papan Pengumuman di Tanah Kaveling Tunggak Pajak

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menindaklanjuti tunggakan pajak sekaligus mencari pemilik tanah yang keberadaannya tidak diketahui, Pemerintah Kabupaten…