Gubernur Khofifah Santuni Korban Banjir Bandang Kota Batu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim, Dra Khofifah Indar parawansa MSi saat memberikan santunan untuk korban bencana alam banjir bandang. SP/TI/Muhammad DHani Rahman
Gubernur Jatim, Dra Khofifah Indar parawansa MSi saat memberikan santunan untuk korban bencana alam banjir bandang. SP/TI/Muhammad DHani Rahman

i

SURABAYAPAGI, Batu - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan duka kepada masyarakat pada hari Jumat (5/11/2021).  Santunan duka ini duka ini diberikan pada dua warga Kota Batu yang meninggal dunia dalam bencana alam banjir bandang yang terjadi Kamis kemarin.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan masing-masing keluarga korban meninggal dunia santunan oleh sebesar Rp10 juta. Gubernur juga memberikan bantuan berupa kebutuhan bahan pokok kepada 21 warga yang rumahnya mengalami kerusakan dan harus mengungsi dirumah-rumah saudara mereka.

Gubernur juga memberikan bantuan kepada Pemkot Batu berupa paket sembako, berbagai peralatan bencana seperti terpal, kompor hingga kantong jenazah. Bantuan ini diberikan kepada Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi untuk dipergunakan dalam penanganan bencana alam banjir bandang.

Pemberian bantuan ini dilakukan di Posko Bencana Alam Banjir Bandang Kota Batu di kantor BPBD Jl Raya Punten. Dalam kesempatan itu, gubernur memberikan motivasi kepada para korban bencana alam, gubernur berharap masyarakat Kota Batu bahu membahu menyelesaikan penanganan bencana alam ini.

“Barusan kita menyaksikan kita memberikan santuan kematian untuk dua korban bencana alam yang meninggal dunia. Kita turut berbela sungkawa, semoga yang meninggal dunia amal ibadahnya diterima Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni Allah SWT,” ujar Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI ini mengatakan di masa tanggap darurat ini proses search and rescue atau proses pencarian dan penyelamatan akan menjad bagian prioritas. “Proses evakuasi sedang berjalan, mudah-mudahan semua bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Khofifah.

Ia mengatakan bahwa Pemkot Batu sedang melakukan berbagai langkah percepatan penanganan. “Kami tadi malam bersama Wali Kota dan Ketua DPRD, meninjau lokasi dan dapur umum yang menyuplai kebutuhan makanan untuk terdampak dan relawan,”ujar gubernur.

Selain itu juga dilakukan langkah strategis dengan melakukan proses vegetasi lingkungan. “Entah nanti kita bangun cek dam dan melakukan normalisasi saluran, karena menurut keterangan wali kota, banjir ini melalui lokasi yang tidak biasa dilewati, karena itu memberikan bronjong di kanan dan kiri akan dilakukan selanjutnya,” ujarnya.

Gubernur Jatim Khoififah mengakui pekerjaan rumah pemerintah daerah cukup besar, karena banyak bantaran sungai yang ternyata dipergunakan untuk hunian sekaligus mengidentifikasi secara detail sumber banjir bandang, apakah karena hutan gundul atau karena sebab lain.ti/na

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…