Reses Deni Prasetya Ungkap Pemuda Desa Belum Tersentuh Pelatihan Usaha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Deni Prasetya saat reses di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember, 4/11/2021.
Deni Prasetya saat reses di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember, 4/11/2021.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember – Masa Reses III tahun 2021 dimanfaatkan Anggota DPRD Jawa Timur Deni Prasetya untuk menemui masyarakat di Daerah Pemilihan Jawa Timur V yang meliputi wilayah Jember dan Lumajang. Politisi muda ini mengungkapkan dari sejumlah titik reses yang ia datangi mayoritas dari kalangan pemuda desa dan emak-emak.

Seperti saat Reses di Desa Rowoindah Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Di tempat tersebut Deni Prasetya menerima beragam masukan serta harapan. Melalui komunitas Pemuda Pemudi Peduli Negara (Pedilira) yang menanyakan peran pemerintah terhadap masa depan pemuda pasca lulus sekolah. “Ada beberapa usulan dari pemuda di desa. Salah satunya tentang bagaimana nasib pemuda setelah lulus SMA itu kemana, kerja dimana dan sebagainya,” ungkap Deni, saat ditemui setelah reses di Jember, Jumat (4/11/2021).

Para pemuda dan pemudi di desa memang mayoritas setelah lulus SMA tidak melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya. Mereka ingin ada kepastian bisa menjadi bagian dalam peningkatan ekonomi. “Karena jika mau keluar daerah kalau sudah lulus sekolah mau kemana, belum tentu bisa mendapatkan pekerjaan. Maka wajib punya keahlian dulu,” cetus politisi Partai Nasdem ini.

Menurut Deni, anak muda di desa pasti sangat antusias jika mereka memiliki keahlian seperti otomotif (perbengkelan), tata rias, menjahit dan sebagainya. Nah, agar skil ini terakomodir, maka perlu diadakan pelatihan dan diklat. “Paling tidak, ada dukungan peralatan. Seperti mereka yang pandai menjahit dibantu mesin jahit. Begitupula untuk otomotif dibantu alat perbengkelan dan ahli make up dibantu alat tata rias supaya bisa mandiri,” pinta anggota Komisi D ini.

“Kalau sudah punya keahlian, maka anak-anak muda millennial ini bisa membuka usaha sendiri, ataupun ikut orang tapi sudah menguasai bidang pekerjaannya,” sambung Deni. 

Ditambahkannya, potensi pertanian dan perkebunan di Jember harus bisa diangkat kualitasnya. Supaya petani naik kelas dari hasil perkebunan atau hortikultura. Misalnya dapat mengolah hasil tanam menjadi produk yang siap jual dan dapat diterima oleh konsumen dimanapun berada. Karena sampai saat ini kualitas brand dari hasil olahan produk pedesaan ini masih minim. Butuh bimbingan dan pelatihan dari pemerintah agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar saat ini yang bisa diterima. “Pemerintah daerah paling tidak, ada perhatian agar usaha pertanian ini dapat dikelola secara modern dan dapat menambah penghasilan petani di desa, termasuk ibu-ibu dan anak-anak muda,” pungkasnya. rko 

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp26 Miliar per Tahun untuk Insentif 6 Ribu Guru Ngaji

Pemkab Sidoarjo Anggarkan Rp26 Miliar per Tahun untuk Insentif 6 Ribu Guru Ngaji

Rabu, 19 Agu 2026 14:05 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terhadap para guru ngaji, pihaknya akan menyiapkan insentif bagi…

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Selama musim kemarau, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik mencatat sebanyak 156 waduk dan 115 daerah irigasi mulai…

Ditutup Total Pasca Karhutla, Wisata Gunung Bromo Siap Dibuka Kembali 20 Agustus

Ditutup Total Pasca Karhutla, Wisata Gunung Bromo Siap Dibuka Kembali 20 Agustus

Rabu, 19 Agu 2026 13:31 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang mengakibatkan harus…

Permintaan Naik, Harga Ayam Potong di Kediri Tembus Rp 42 Ribu per Kilogram

Permintaan Naik, Harga Ayam Potong di Kediri Tembus Rp 42 Ribu per Kilogram

Rabu, 19 Agu 2026 13:30 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejak menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan hajatan hingga Saat ini, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional…

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang…

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menindaklanjuti fenomena kekeringan agar tidak meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Badan Penanggulangan Bencana…