Bupati Kediri Lakukan Apel Gelar Pasukan Antisipasi Peningkatan Bencana Alam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mas Ditho saat mengecek peralatan penolong saat terjadi bencana alam
Mas Ditho saat mengecek peralatan penolong saat terjadi bencana alam

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dalam rangka mengantispasi adanya peningkatan bencana alam. Pemkab Kediri melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka tanggap bencana di halaman Pendopo Panjalu Jayati, Senin (25/10/2021) pagi. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Dengan dihadiri personel anggota TNI, Polri, BPBD, Nakes serta jajaran Forkopimda. 

Pada sambutannya, Bupati Kediri menyampaikan apresiasi dan trimakasih kepada seluruh stakeholder yang berperan besar dalam penanggulan bencana di Kabupaten Kediri. Atas dedikasi mereka dan seluruh masyarakat Kabupaten Kediri yang telah mendedikasikan seluruh waktu, tenaga dan pikiran dalam melewati masa kritis penanganan Covid-19. 

"Namanya bencana itu tidak bisa kita tebak kapan datangnya tapi paling tidak bisa kita mitigasi karena pasti ada gejala-gejalanya," tutur Mas Dhito sapaan akrab Bupati Kediri.

Kepada awak media bupati muda yang baru berusia 29 tahun ini pun menegaskan pentingnya sebuah mitigasi bencana. Guna meminimalisir bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri khususnya.

"Jadi tadi saya minta kepada BPBD bukan hadir pada saat ada bencana tapi melakukan mitigasi bencana itu adalah hal yang paling penting," tegas Mas Dhito. 

Disamping itu, menghadapi curah hujan yang nantinya akan meningkat. Pemkab Kediri telah melakukan banyak persiapan. Mulai dari bencana banjir yang terjadinya setiap tahunnya dan longsor.

Dengan melakukan normalisasi sungai agar dapat mencegah banjir. Selain itu juga lingkungan yang ada di daerah sungai tersebut agar menjadi lingkungan yang sehat. Sedangkan untuk bencana alam longsor Mas Dhito telah mengintruksikan kepada BPBD.

"Saya minta kepada BPBD untuk memonitor mana-mana saja, titik-titik mana saja yang kira-kira memang rawan untuk longsor maka begitu sudah curah hujan tinggi," ucapnya. Adv/kominfo

 

Berita Terbaru

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

NIAT JAHAT RADITYA TIDAK PERNAH DIURAIKAN JPU

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:50 WIB

Majelis Hakim Yang Mulia, Saya ini wartawan yang sangat sabar. Sejak saya rekam pengakuan Erik Wowor, di Lantai V Gedung Direskrimum Polda Jatim tanggal 23…