Polres Blitar Bekuk Pelaku Pencurian Uang Ratusan Juta Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Yudho saat di ruang kerjanya. SP/Hadi Lestariono
Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Yudho saat di ruang kerjanya. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kerja keras Satuan Reserse Polres Blitar yang dikomandani AKP Ardyan Ýudho Setyantoro membuahkan hasil, tak kurang satu pekan dua pelaku berhasil ditangkap, setelah menggondol uang ratusan Juta Rupiah (25/10) kedua pelaku ditangkap di wilayah DIY pada Rabu (3/11) malam hari.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudho Setyantono membenarkan  penangkapan dua pelaku pencurian itu.

"Betul kami telah menangkap  dua orang pelaku pencurian uang milik sebuah koperasi peternak sapi perah yang terjadi pada Senin (25/10) siang, kedua pelaku kami tangkap di daerah Jogja, pada 3 November," kata AKP Yudho panggilan akrabnya.

Masih keterangan Perwira Polisi dengan balok kuning tiga ini, menjelaskan untuk proses pengejaran terhadap tersangka itu dilakukan selama tiga hari setelah kejadian (25/10)  pihaknya terus berupaya melakukan penyelidikan kasus ini, selanjutnya dalam penyelidikan akhirnya membuahkan hasil dengan mengantongi identitas pelaku  pelaku sejak tanggal 1 November lalu.

"Alhamdulillah atas jerih payah dan semangat dari Bapak Kapolres Blitar kami berhasil melakukan penangkapan kedua pelaku, kini keduanya masih kita lakukan pengembangan," terang AKP Yudha lagi.

Masih menurut Yudha untuk identitas pelaku didapatkan polisi dengan melakukan pemeriksaan kamera pengawas yang terpasang pada radius yang lebih luas dari tempat kejadian (TKP) di sekitaran Pasar Wlingi Raya.

"Berbekal ciri-ciri awal dan jenis kendaraan yang digunakan pelaku dari rekaman CCTV di sekitar TKP, lalu kami  kembangkan dengan rekaman CCTV yang lain di seputaran dekat dengan TKP, untuk mendapatkan jelas gambar identitas tersangka," jelasnya.

Dalam proses  penyelidikan awal itu hampir  makan waktu hampir satu pekan, atas doa para senior senior kami, "Alhamdulillah pelaku dapat kita tangkap dengan bekal identitas yang jelas para pelaku, tidak buang waktu  anggota kita langsung bergerak dan akhirnya menemukan tersangka dalam pelariannya di suatu tempat di wilayah Hukum Polda DIY," AKP Yudho se ijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

Seperti diberitakan SURABAYA PAGI kejadian pencurian pada Senin (25/10) siang, uang milik Suprapto (70)  selaku manajer koperasi peternak sapi perah Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar raib menjadi korban pencurian dengan modus pelaku mengempeskan ban kendaraan yang ditumpangi Suprapto dan Disan (42) sebagai sopirnya yang tak lain anak korban. Dalam peristiwa itu ban mobil yang ditumpangi Suprapto saat dalam perjalanan pulang usai transaksi pengambilan uang hasil penjualan susu di Kantor BNI  Cabang Wlingi sebesar Rp 427 juta,  tiba-tiba ban kiri mobilnya kempes dan korban berhenti di sekitar Pasar Wlingi Raya untuk ganti Ban.

Ketika korban dan anaknya mengganti ban tiba-tiba tèrdengar suara pintu mobil tertutup. Suprapto pun memeriksa ke dalam mobil,  dan ternyata mendapati uang sebesar Rp 427 juta disimpan dalam ransel telah hilang.

Korban  Suprapto saat melapor di Kantor Polsek Wlingi menuturkan uang sebesar Rp 427 juta yang disimpan dalam ransel telah hilang, sedang uang sejumlah Rp 427 juta itu merupakan hasil penjualan susu yang dikumpulkan dari sekitar 200 peternak sebagai anggota koperasi selama dua pekan yang rencananya akan di bagikan pada Selasa (26/10).

Atas kejadian itu Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK menghimbau dengan tegas, kepada warga masyarakat bila sedang melakukan transaksi keuangan  di bank maupun membawa uang jumlah bèsar diharapkan minta bantuan polisi, tanpa dipungut biaya apapun.

"Selain demi keamanan juga sekaligus untuk mengantisipasi kejahatan yang di.mungkinkan pelaku sudah  lakukan pengintaian terhadap calon korban," jelas AKBP Adhitya kepada SURABAYA PAGI saat itu. Les

Berita Terbaru

Tol Prosiwangi Difungsikan Kembali, Tercatat 2.500 Kendaraan Keluar Masuk di Momen Arus Mudik Lebaran

Tol Prosiwangi Difungsikan Kembali, Tercatat 2.500 Kendaraan Keluar Masuk di Momen Arus Mudik Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 10:23 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama arus angkutan mudik lebaran, PT Jasa Marga Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) mencatat sebanyak sekitar 2.500…

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Salurkan Bansos untuk Disabilitas dan Lansia Non-Produktif

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Salurkan Bansos untuk Disabilitas dan Lansia Non-Produktif

Selasa, 17 Mar 2026 10:18 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu wujud nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur…

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …