Surabaya Jadi Percontohan Nasional Menuju PTM 100 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat menjadi guru dalam simulasi sekolah tatap muka. SP/ Humas Pemkot Surabaya
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat menjadi guru dalam simulasi sekolah tatap muka. SP/ Humas Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kota Surabaya akan melakukan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Dalam hal ini  Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, kota pahlawan bakal dijadikan sebagai percontohan secara nasional. Ini karena menurut Eri, Surabaya dinilai cepat dalam menangani pandemi Covid-19.

Ini disampaikan Wali Kota usai mengikuti rapat Percepatan Vaksinasi Antisipasi Covid-19 Varian Baru dan Persiapan Natal Tahun Baru 2022, Senin (15/11/2021) malam bersama Forkopimda Jawa Timur beserta seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Jatim. 

"Kemarin (Senin) tenaga ahli Kemenkes dr Andani datang ke Surabaya. Salah satunya ketika Surabaya ini sudah 100 persen vaksinnya, sudah level 1, (vaksin) lansia sudah 94 persen. Maka ada kesepakatan bersama empat Menteri, itu akan 100 persen sekolahnya Surabaya," kata Eri di Surabaya, Rabu (17/11).

Eri mengatakan, pada intinya pemerintah pusat ingin menjadikan Kota Surabaya sebagai acuan nasional menuju penyelenggaraan PTM 100 persen. Sebab, pemerintah pusat menilai, Surabaya adalah daerah yang paling siap untuk melaksanakan kebijakan itu.

"Kota Surabaya dijadikan acuan. Karena selama ini asesmennya, cek lapangan, setelah itu melakukan (surveilans) 10 persen di sekolah tadi itu ternyata Surabaya yang paling siap," ujarnya.

Eri menyampaikan, yang terpenting adalah PTM di Surabaya dapat berjalan. Sebab, ketika para pelajar hanya mengikuti pendidikan melalui daring, maka akan sangat sulit bagi mereka untuk lebih intens memahami pembelajaran yang diberikan.

"Yang penting pendidikan ini berjalan. Karena bagaimanapun kalau tidak bertemu (PTM), ini agak susah. Yang kedua selalu saya katakan minta izin orang tua," kata Eri.

Eri kembali menegaskan bahwa sekolah bukanlah satu-satunya tempat penularan Covid-19. Sebab, bisa saja anak itu tertular Covid-19 ketika bermain atau beraktivitas di luar sekolah. Artinya, kata dia, kalaupun sekolah dilarang tapi anaknya di rumah dibiarkan tidak pakai masker bukan tidak mungkin bakal tertular Covid-19.

Eri pun berpesan kepada seluruh masyarakat agar saling introspeksi diri, saling menjaga dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) di manapun berada. Dengan gotong-royong dan kerja sama, ia meyakini pandemi Covid-19 bisa terlewati.

"Saya berharap semua yang ada di Surabaya selalu introspeksi diri, menjaga prokes, tidak saling menyalahkan. Inilah Surabaya, yang penuh gotong-royong, Insya Allah Covid-19 bisa dilewati," kata dia.sb3/na

Berita Terbaru

Terancam Molor, Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Jombang Masih 57 Persen

Terancam Molor, Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Jombang Masih 57 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 14:39 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti program dari Pemerintah Pusat terkait percepatan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Indonesia, saat ini justru…

Skrining ACF TBC, Dinkes Probolinggo Gencarkan Layanan Mobile X-Ray

Skrining ACF TBC, Dinkes Probolinggo Gencarkan Layanan Mobile X-Ray

Selasa, 19 Mei 2026 14:28 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai salah satu langkah strategis dalam mendeteksi kasus TBC secara dini, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat yang…

Awali Kampanye Terbuka, Panitia Pilkades Desa Janti Gelar Penyampaian Visi Misi Cakades

Awali Kampanye Terbuka, Panitia Pilkades Desa Janti Gelar Penyampaian Visi Misi Cakades

Selasa, 19 Mei 2026 14:26 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo -  Kampanye terbuka perdana untuk calon kepala desa (cakades) di Desa Janti Kecamatan Tarik, Sidoarjo ditandai dengan penyampaian …

Lewat Pelatihan Kompetensi, Probolinggo Cetak Barista Muda Profesional

Lewat Pelatihan Kompetensi, Probolinggo Cetak Barista Muda Profesional

Selasa, 19 Mei 2026 14:19 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka meningkatkan SDM yang berkualitas dan profesional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Tenaga…

Omzet Pengrajin Besek Bambu Magetan Banjir Orderan Hingga Luar Daerah Jelang Idul Adha 2026

Omzet Pengrajin Besek Bambu Magetan Banjir Orderan Hingga Luar Daerah Jelang Idul Adha 2026

Selasa, 19 Mei 2026 14:11 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kebijakan ramah lingkungan yang melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai untuk pembagian daging kurban…

Nelayan Mengare Keluhkan Air Laut Berubah, Ecoton Temukan Penurunan Kualitas Pesisir JIIPE Gresik

Nelayan Mengare Keluhkan Air Laut Berubah, Ecoton Temukan Penurunan Kualitas Pesisir JIIPE Gresik

Selasa, 19 Mei 2026 14:09 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Di tengah masifnya pembangunan kawasan industri dan reklamasi pesisir di wilayah Mengare - Manyar, Kabupaten Gresik, nelayan…