Sering Mogok, Mas Dhito Tak Ingin Pemain Persedikab Dorong Bus Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bus baru untuk Persedikap Kabupaten Kediri
Bus baru untuk Persedikap Kabupaten Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Perjuangan Persedikab Kediri di kancah persepakbolaan banyak mengalami pasang surut. Namun, dibalik semua itu "Si Komo" bus yang dimiliki dan biasa digunakan membawa pemain untuk bertanding ke kandang lawan rupanya kerap bermasalah.

Si Komo yang digunakan sebagai transportasi Persedikab Kediri sejak tahun 1996 itu sering kali mogok, bahkan saat digunakan membawa pemain bertanding di kandang lawan. Sebagaimana pernah terjadi saat Persedikab Kediri akan bertanding melawan Blitar Putra di Stadiun Gelora Penataran 2018 silam. 

Bus yang ditumpangi mogok di tengah perjalanan, dan pemain harus turun mendorong bus. "Saking seringnya mogok, ya sudah terbiasa melakukan hal itu, tetap dibawa senang saja,” kata seorang pemain Persedikab Abbiyu Sayyid Atma, saat ditemui Rabu (17/11/2021)

Kondisi sebagaimana diceritakannya itu, diakui membawa dampak pada fisik pemain sebelum bermain. Sebab, belum bermain tenaga sudah terkuras untuk mendorong bus. Pun begitu, karena dilakukan secara bersama pemain tetap semangat. 

Kondisi Si Komo itu dibenarkan oleh asisten pelatih Persedikab Muslim Habibi. Dia pun memiliki kenangan dengan bus bersejarah tersebut. Diungkapkan, pernah saat perjalanan dan melaju kencang, mesin mendadak mati.

"Apalagi saat ditanjakan, ketika menuju ke Tulungagung, mesin mati dan seisi bus langsung keluar tunggang langgang,” ungkapnya sembari menceritakan sejarah transportasi yang digunakan Persedikab. 

Sebelum menggunakan Si Komo, Persedikab lanjut dia, pernah menggunakan Bus Mercy tahun 80-an yang dijuluki Si Bantet. Dengan kondisi sarana transportasi Persedikab yang sering bermasalah, dia berharap pemerintah memberikan perhatian.

"Kalau ada bus baru, semoga bisa mengantarkan bibit Persedikab ke kancah nasional,” ucapnya.

Mendengar persoalan transportasi Persedikab, Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri berjanji akan memberikan fisilitas transportasi Kepada Persedikab. Menurutnya, mendorong bus sebelum bertanding, akan mempengaruhi performa pemain.

"Saya tidak mau melihat pemain Persedikab mendorong bus lagi. Simpan tenaga hanya untuk berlatih dan bertanding," tuturnya.

Selain itu, Mas Dhito juga berpesan kepada seluruh pemain dan official Persedikab untuk tetap semangat dalam kondisi apapun. 

"Yang terpenting dari semua ini ya solid dan semangatnya tim. Jangan pernah menyerah dalam keadaan apapun," pungkasnya. Adv/kominfo

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…