Vaksinasi Dosis Pertama Jatim Tembus 71%

Gubernur Khofifah Minta Terus Massifkan Vaksinasi di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat bersama penyandang disabilitas.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat bersama penyandang disabilitas.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua  pihak yang terus memassifkan vaksinasi di Jawa Timur. Alhamdulillah, berdasarkan data Dashboard Kemenkes/KCPEN, per 2  Desember 2021, capaian dosis pertama Vaksinasi Covid-19 di Jatim tembus 22.719.763 orang atau 71,39�ri target provinsi yaitu 31.826.206 orang. Sementara untuk capaian dosis kedua, Vaksinasi Covid-19 di Jatim mencapai 15.603.417 orang atau 49,03%.

“Terima kasih gotong royong dan sinerginya dari berbagai pihak, termasuk dari para perawat dan tenaga kesehatan se-Jatim, sehingga capaian vaksinasi di Jatim  per tanggal 2 Desember telah mencapai 22.719.763 orang setara  71,39�paian vaksinasi dosis pertama di Jatim. Sementara total capaian vaksinasi lansia dosis pertama tercatat 2.416.412 orang setara 55,73 persen. Insyaallah percepatan vaksinasi terus kami lakukan,” ujar Gubernur Khofifah tak lama ini.

Tak hanya Provinsi Jatim, lanjut Khofifah, kabupaten/kota pun pencapaiannya terhadap vaksinasi baik untuk umum maupun lansia terdapat pertumbuhan yang cukup baik. Berdasarkan data dari Kemenkes RI, terdapat 19 kabupaten/kota yang capaian vaksinasi dosis pertama menembus 70%. Sementara 18 kabupaten/kota dosis pertama vaksinasi lansia mencapai di atas 60%.

“Ini sebagai hal yang patut disyukuri dan diberikan apresiasi. Atas kerja keras, sinergitas dan kekompakan dari seluruh pihak, ada 19 kabupaten/kota atau 50% kabupaten/kota yang ada di Jatim capaian dosis pertama vaksinasinya menembus di atas 70%. Dan 18 kabupaten/kota  vaksinasi lansia dosis pertama mencapai di atas 60%,” puji orang nomor satu di Jatim itu.

Memang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui sinergi dan kolaborasi yang dibangun dengan berbagai pihak, terus melakukan upaya percepatan vaksinasi.  Diantaranya dilakukan dengan Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kabupaten/ Kota, Pemkab/Pemko, tenaga kesehatan (nakes), perguruan tinggi, sektor swasta, tokoh agama serta seluruh masyarakat.

Upaya tersebut mampu memberikan hasil yang positif bagi capaian vaksinasi di Jawa Timur. Berdasarkan data cakupan vaksinasi Covid-19 di Jatim pada Dashboard Kemenkes/KCPEN, per 2 Desember 2021, capaian vaksinasi dosis pertama di Jatim mencapai 71,39%. Sementara  capaian dosis kedua Vaksinasi Covid-19 di Jatim sudah mencapai 49,03%.

Untuk capaian vaksinasi di kabupaten/kota pun juga mengalami peningkatan. Terdapat 19 kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya pada dosis pertama berada lebih dari 70�hkan ada 5 daerah  yang capaian dosis pertamanya lebih 100 persen.

Diantaranya, Kota Mojokerto (138,67%), Kediri (122,90%), Surabaya (116,66%), Kota Blitar (116,59%), Kota Madiun (100,81 %), Kota Malang (98,14%), Kota Batu (96,05%), Kota Pasuruan (93,31%), Kab. Jombang (80,50%), Kab.  Mojokerto (79,70%), Gresik (79,55%), Sidoarjo (78,58%), Kota  Probolinggo (78,39%), Lamongan (76,82%), Banyuwangi (76,45%), Kab. Malang (73,75%), Magetan (73,03%), Pacitan (72,25%), dan Bojonegoro (74,27%).

Sementara capaian vaksinasi lansia pada dosis pertama di Jatim per tanggal 2 Desember  mencapai 55,73�n dosis kedua mencapai 31,79%. Dengan 18 kabupaten/kota yang sudah mencapai 60�paian dosis pertama untuk Vaksinasi Lansia.

Diantaranya, Kota Surabaya (99,54%), Kota Blitar (84,65%), Kota Mojokerto (82,61%), Kota Madiun (72,04%), Kab. Lamongan (69,02%), Sidoarjo (68,76%), Jombang (69,18%), Banyuwangi (69,36%), Magetan (68,29%), Kota Pasuruan (67,82%), Kota Kediri (67,47%), Kota Malang (65,90%), Kab. Mojokerto (64,32%), Kota Batu (63,46%), Kab. Ngawi (62,33%), Gresik (61,40%), Kab. Madiun (61,04%) dan Bojonegoro (60,40).

Seperti diketahui, capaian vaksinasi sebuah daerah akan mempengaruhi terbentuknya herd immunity serta mempengaruhi  hasil asesmen levelnya. Untuk mendapatkan assesmen PPKM level 1 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedagri), maka sebuah wilayah aglomerasi harus memenuhi assessment level dari Kementerian Kesehatan yang didasarkan pada 6 indikator dan juga mencapai target vaksinasi untuk lansia.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu berharap agar kabupaten/kota yang belum mencapai 70% pada dosis pertama vaksinasi Covid-19 dan 60% dosis pertama vaksinasi lansia agar kepala daerah bersama stakeholder terus memasifkan vaksinasi di wilayahnya masing-masing.

“Ini harus disisir, dimaksimalkan kembali. Oleh karena itu semua elemen yang sekarang sedang membantu percepatan vaksinasi memang saya mengajak untuk kabupaten/kota yang belum memenuhi capaian tersebut,” jelas Khofifah.

Meski demikian, Khofifah tidak pernah berhenti mengingatkan sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Ini penting, karena kedisiplinan menjalankan prokes menjadi salah satu kunci untuk melindungi diri kita dan orang di sekeliling kita dari penularan Covid-19.

“Mari kita jaga kekompakan dan do'a terbaik untuk kita semua, kuatkan disiplin prokes dan percepat vaksinasi. Dengan vaksinasi di berbagai daerah, maka kasus Covid semakin melandai dan melandai. Dan tetap menjaga protokol kesehatan, Jangan lengah, jangan kendor,” imbuhnya. (arf/**)

Berita Terbaru

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui program BSI Scholarship kembali membuka akses pendidikan bagi ribuan generasi m…

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…