Komut Pertamina Kunjungi PAG

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahok saat berkunjung ke PAG.
Ahok saat berkunjung ke PAG.

i

SURABAYA PAGI, Lhokseumawe – PT Pertamina Arun Gas (PAG) sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen mengembangkan langkah bisnis menjadi Pusat LNG Hub Internasional secara optimal.

Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi inovasi dan pengembangan bisnis yang dilakukan PAG dalam upaya menjadi Pusat LNG Hub di Asia. Hal itu disampaikannya dalam kunjungan kerja ke PAG, Subholding Gas Group Pertamina di Lhokseumawe, Senin (6/12/2021).

Dikatakan Basuki, langkah ekspansi bisnis PAG merupakan perwujudan dari visi Pertamina menjadi World Class Company. “Ternyata PAG, meski pelan namun pasti mampu menunjukkan eksistensinya yang diadaptasi dari visi korporat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan keberadaan PAG harus terus memacu bisnisnya menjadi salah satu subholding gas unggulan di Pertamina. “Kita dorong subholding gas untuk lebih berkembang dan komitmen memastikan kehandalan kilang. Tidak hanya itu, PAG juga harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar perusahaan,” tambah Basuki.

“LNG Hub Arun berperan penting dalam monetisasi gas bumi untuk mancanegara maupun domestik, karena peluang di era LNG akan dimanfaatkan subholding gas untuk meningkatkan performa bisnis. Selain itu untuk mendukung program-program strategis Holding Migas, salah satunya ekspansi pasar global,” imbuh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Heru Setiawan yang mendampingi kunjungan.

President Director PAG, Arif Widodo menegaskan komitmen PAG melakukan inovasi bisnis untuk memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Aceh dan ketahanan energi Nasional. “Sejak beroperasi tahun 2015, PAG telah mengembangkan konsep 12 Business Plan dengan penerapan strategi khusus untuk mencapai visi menjadi Perusahaan Regasifikasi dan LNG Hub Kelas Dunia,” katanya.

PAG juga sudah mendapatkan kepercayaan dari Kemenkeu untuk sertifikat Pusat Logistik Berikat (PLB), di mana PAG bisa menerima LNG dari segala sumber baik dari dalam maupun luar negeri, Kemudian kelola dan dieskpor kembali maupun untuk kebutuhan domestik.

“PAG sebagai pelaksana regasifikasi LNG domestik, sumber pasokannya salah satunya berasal dari Tangguh dimana 100% digunakan untuk domestik untuk kebutuhan PLN dan pupuk. Sedangkan untuk re-ekspor, PAG menampung rata-rata 2-3 kargo LNG dengan kapasitas 150.000 M3 untuk disimpan (storage). Sebagai pusat logistic bersama beberapa partner, LNG tersebut akan direload oleh partner menjadi sekitar 160.000 – 170.000 M3,” ungkap Arif beberapa waktu lalu.

Untuk Regasification Plant saat ini PAG memiliki 405 MMSCFD. Gas yang sudah diregasifikasi dikirim ke dua pembangkit listrik PLTMG Arun berkapasitas 184 MW dan 250 MW. “Kemudian kita juga mengirimkan hasil regasifikasi LNG ke daerah Belawan dengan pipa sepanjang 350 km. Di samping itu, bertambah lagi ke arah Kawasan Industri Sei Mangke sejauh 550 KM,” imbuh Arif.

PAG juga melakukan proses cooling down untuk kapal -kapal LNG yang akan melakukan reloading. Rata - rata proses loading kapal LNG memakan waktu lebih singkat dari maksimum laytime. Hal ini menegaskan komitmen PAG menjadikan pelabuhan khusus yang dapat melayani kebutuhan kapal berstandar Internasional.

Arif berharap kunjungan kerja Komut Pertamina (Persero) ini semakin mendongkrak motivasi perwira PAG untuk memberikan kinerja terbaik dalam pencapain target perusahaan “Hampir 90% pekerja PAG merupakan putra-putri terbaik Aceh. Diharapkan mereka inilah yang menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Aceh serta bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kunjungan diawali pertemuan di Hall Meeting PAG Site, dilanjutkan site visit area kilang PAG. Kegiatan dihadiri Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Heru Setiawan; Direktur Utama PT Pertamina Gas, Wiko Migantoro; Jajaran Forkopimda Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, serta Tokoh Aceh, Marzuki Daud.jk

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…