UU Cipta Kerja Dipromosikan di China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wamenlu RI, Mahendra Siregar, (kanan atas) dan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun (kiri atas). Foto: Dokumentasi KJRI Shanghai China
Wamenlu RI, Mahendra Siregar, (kanan atas) dan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun (kiri atas). Foto: Dokumentasi KJRI Shanghai China

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Forum Bisnis bertemakan “Comprehension of Omnibus Law: A New Guide to Easier Business Process in Indonesia”, digelar di Shanghai, China, Senin (20/12/2021). Forum ini menarik minat sekitar 300 investor China.

 

Tujuan forum ini adalah untuk memperkenalkan Omnibus Law atau UU Cipta Kerja (UUCK) sebagai peraturan investasi terbaru di Indonesia beserta manfaat bagi investor asing. Forum ini digelar oleh KBRI Beijing dan KJRI Shanghai, didukung Kemenlu RI, cq Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika serta Indonesia Chamber of Commerce in China (INACHAM).

 

Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun dan Presiden INACHAM, James Hartono, membuka acara ini. Sedangkan pembicara utama Wamenlu RI, Mahendra Siregar, yang juga merupakan ketua satgas promosi UUCK, chief partner dari TopWe Law Firm, dan presiden Shanghai Decent Investment (Group) Co Ltd, dan CEO Tsingshan Industry.

 

CEO TopWe Xu Yongdong yang telah menerjemahkan UUCK ke dalam bahasa Mandarin. CEO Tsingshan, Wang Haijun yang berpengalaman 10 tahun berinvestasi di Indonesia. Sedangkan presiden INACHAM, James Hartono yang memahami lika-liku bisnis di Indonesia.

 

"Momentum penetapan UUCK Pemerintah RI dinilai tepat mengingat manfaatnya yang tidak hanya untuk membuka lebih banyak lapangan kerja namun juga untuk memfasilitasi peningkatan investasi dan produktivitas seiring dengan upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi," kata Djauhari dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Senin.

 

Sesuai protokol kesehatan di Shanghai, forum bisnis dihadiri terbatas secara luring oleh 50 peserta pengusaha China. Mereka berasal dari beragam sektor termasuk kesehatan, ekonomi digital, energi terbarukan, infrastruktur dan industri bernilai tambah. Selain peserta luring, Forum Bisnis juga dihadiri oleh sekitar 250 peserta daring dari Indonesia dan China seperti asal Beijing, Shanghai, Hangzhou, Suzhou, Fuzhou, Xiamen, Guangzhou, dan Hong Kong.

 

China merupakan mitra dagang utama bagi Indonesia. Data Biro Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, nilai perdagangan pada periode Januari – Oktober 2021 sudah mencapai USD 86.70 miliar. Dalam periode ini, ekspor Indonesia ke China meningkat sampai dengan 71.98 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di sektor investasi, hingga triwulan III 2021, realisasi investasi China di Indonesia mencapai 2.3 miliar dolar AS dan telah mampu menyerap banyak lapangan kerja domestik.

 

Acara promosi bisnis berikutnya akan dilakukan pada Kamis 23 Desember 2021, dengan KJRI Guangzhou sebagai tuan rumah Forum Bisnis yang membahas Local Currency Setlement. Forum ini juga didukung sepenuhnya oleh Kemlu RI, KBRI Beijing, Bank Indonesia, INACHAM, dan UOB. (rep/er/rm)

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…