Beli HP dengan Uang Palsu, Pemuda di Pacitan Diamankan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Barang bukti upal dan tersangka ditunjukkan saat rilis.
Barang bukti upal dan tersangka ditunjukkan saat rilis.

i

Rumah Produksi Upal di Jawa Barat Digerebek Polisi 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Pacitan - Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan Polres berhasil mengungkap rumah produksi  percetakan uang palsu  (upal) yang berada di Majalengka Jawa Barat.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono  menyampaikan, peredaran upal ini sudah tercium sejak bulan Oktober lalu, hingga berhasil mengungkap rumah produksinya. Kasus ini berawal setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan transaksi jual-beli, yang menggunakan uang palsu.

"Berawal dari laporan masyarakat terkait dengan pembelian handphone dengan uang yang diduga palsu," terang Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat rilis di mapolres, Kamis (23/12/2021).

Pembelian HP tersebut dilakukan oleh tersangka BS (21), warga Kecamatan Punung. Adapun penjualnya adalah Aksal Haris (30), warga Desa Glinggangan, Kecamatan Pringkuku.

Hal itu bermula saat korban dimintai tolong rekannya untuk menjualkan smartphone miliknya. Gawai Infinix warna biru itu pun akhirnya ditawarkan melalui forum jual beli.

Selang sehari kemudian, korban memperoleh pesan Whatsapp dari pelaku. Keduanya lantas sepakat bertemu di sebuah warung makan di Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku. Keduanya bertemu sekitar pukul 22.30 WIB.

Setelah melihat-lihat barangnya, pelaku setuju membeli perangkat komunikasi tersebut seharga Rp 1.675.000. Proses transaksi disaksikan rekan korban bernama Aditya Andika Pratama.

Ternyata usai transaksi, korban melihat kejanggalan pada uang yang diterima dari pelaku. Uang yang terdiri dari pecahan 100 ribu, 50 ribu, 20 ribu, dan 5 ribu tersebut relatif berbeda dengan uang rupiah pada umumnya. Hal itu lantas dilaporkan ke polisi.

"Kami adakan pengungkapan dan tertangkaplah saudara BS. Kemudian kita lakukan pengembangan," tambah kapolres.

Hasil penyelidikan diketahui, tersangka BS memesan secara online uang palsu kepada NI (35).

"Dari keterangan tersangka BS, kasus ini kami kembangkan, hingga berhasil menangkap NI pada Desember ini di rumahnya," terang dia.

Dalam penangkapan NI, tim Satreskrim Polres Pacitan juga menyita barang bukti mesin pencetak uang palsu, uang palsu 526 lembar, terdiri dari pecahan 10 ribu, 50 ribu dan 100 ribu dalam bentuk rupiah.

Sementara tersangka NI mengaku beralih menjadi pembuat uang palsu setelah dagangan kelapanya sepi selama Pandemi Covid-19. Sudah satu tahun ini dia memproduksi uang palsu.

"Saya mencoba otodidak lihat di YouTube membuat uang palsu," ucap NI.

Oleh NI, produksi uang palsu itu dikirim daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Pacitan dan Trenggalek. Uang palsu 100 ribu bentuk rupiah dia jual dengan harga Rp 1 juta.

Kini NI dan BS telah dijebloskan ke penjara dan dijerat Pasal 36 ayat 1, 2 dan 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…