Tahun 2021, Muatan Tol Laut Kapal Pelni Naik 43 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapal KM Ciremai milik PT Pelni saat nangkring di Pelabuhan Tanjung Perak.SP/SAMMY MANTOLAS
Kapal KM Ciremai milik PT Pelni saat nangkring di Pelabuhan Tanjung Perak.SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Hingga akhir tahun 2021, PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengalami lonjakan muatan tol laut sebesar 43 persen.

Kenaikan ini terjadi secara year on year atau bila dibandingkan dengan tahun 2020. Di tahun 2020, muatan tol laut kapal Pelni untuk muatan berangkat sebesar 8.858 TEUs. Sementara di tahun 2021, naik menjadi 12.639 TEUs.

"Muatan kapal tol laut PELNI mengalami kenaikan sebesar 43 persen atau naik sebanyak 3.781 TEUs di tahun 2021 jika dibandingkan dengan tahun 2020," kata Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro kepada Surabaya Pagi, Selasa (04/01/2022).

Selain lonjakan muatan tol berangkat, kenaikan juga terjadi pada muatan balik. Kenaikan tersebut kata Yahya, mencapai 24 persen atau sebanyak 1.009 TEUs.

"Muatan balik saat ini hampir seimbang dengan muatan berangkat, harapannya dengan adanya ship promote the trade dapat mendorong perekonomian daerah 3TP," katanya.

Dengan adanya kenaikan di tahun 2021, perusahaan plat merah ini kembali dipercayakan untuk untuk mengoperatori 44 trayek kapal perintis, 16 kapal rede, 10 kapal tol laut dan 1 kapal ternak.

Dengan adanya kepercayaan tersebut, Yahya mengajak seluruh stakeholders khususnya pemerintah daerah untuk terus memanfaatkan muatan balik tol laut untuk memasarkan komoditas unggulan daerahnya masing-masing.

"Untuk tahun 2022, kami menargetkan muatan tol laut PELNI sebanyak 12.521 TEUs. Target ini menjadi semangat dan komitmen kami untuk terus melayani masyarakat hingga ke daerah 3TP," aku Yahya.

Sebagai informasi, hingga saat ini setidaknya ada sekitar 44 trayek kapal perintis Pelni yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP. 

Tak hanya itu, kapal perintis ini juga telah menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.695 ruas. sem

Berita Terbaru

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Heboh! Gelombang Keresahan Iklan Videotron 'Aku Harus Mati' di Surabaya, Kini Dicopot

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini warga Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur juga diresahkan dengan adanya videotron (iklan) promosi film horor…

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…