Harga Tiket Wana Wisata Padusan Air Panas Mojokerto Melunjak, Wakil Bupati Mojokerto Turun Tangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wana Wisata Padusan Air Panas di Mojokerto
Wana Wisata Padusan Air Panas di Mojokerto

i

SURABAYA PAGI, Mojokerto – Viralnya harga tiket wana wisata padusan air panas di Mojokerto yang melunjak hingga Rp 90 ribu mendorong wakil bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau Gus Barra turun tangan untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Gus Barra membahas persoalan ini dengan semua pihak yang terlibat dalam mengelola Wana Wisata Padusan mulai dari Perhutani, Pemerintah Desa Padusan sebagai pengelola cuci mobil dan parkir kendaraan, sejumlah investor wahana wisata, Disparpora dan Dishub Mojokerto.

Gus Barra menuturkan tiket yang viral  di media sosial itu merupakan karcis resmi masuk Wisata Padusan Air Panas.

 

"Kami menanggapi postingan yang viral di medsos karena banyaknya karcis. Kami semua sudah sepakat untuk menyederhanakan, pembayaran sudah selesai di depan (loket masuk ke Wana Wisata Padusan). Tidak ada pembayaran lagi, tidak ada pungutan lagi, kecuali masuk ke wahana wisata di dalam," kata Gus Barra, Rabu (5/1/2022).

 

 “Mulai besok, Kamis (6/1/2022), wisatawan cukup membayar dua kali. Pembayaran pertama di loket masuk Wana Wisata Padusan mencakup tiket masuk kawasan wisata, retribusi parkir kendaraan, tiket asuransi keselamatan, serta biaya penitipan kendaraan. Sedangkan pembayaran kedua di loket masuk masing-masing wahana wisata.” Ujar Gus Barra.


Gus Barra juga memberi contoh harga tiket masuk per orangnya yang telah sesuai.
"Rinciannya untuk yang weekday (hari biasa) Rp 20.000 per orang itu masuk wisata Rp 12.500, Rp 2.000 retribusi parkir sepeda motor, Rp 500 untuk asuransi keselamatan, Rp 5.000 penitipan sepeda motor. Masuk ke wahana Rp 10.000 pe orang," jelas Gus Barra.

Gus Barra mengungkapkan bahwa terkait penarikan uang parkir bermoduskan cuci mobil senilai Rp 20 ribu harus ada penawaran kepada wisatawan terlebih dahulu.

"Tidak ada lagi penagihan parkir, hanya di depan loket masuk. Untuk cuci mobil, saya sudah bilang ke mereka harus tidak ada paksaan. Ini sifatnya jasa dan wajib menawarkan. Kalau dipaksa ini pungli namanya," ujar Gus Barra.

Selama ini wisatawan harus membayar tarif parkir kendaraan dua kali sehingga Gus Barra juga akan menyederhanakan tarif parkir kendaraan di Wana Wisata Padusan.


"Nanti kami jadikan satu, harus ada perdanya, tempat parkir juga pada tahap pembangunan, ke depan kami pakai e-ticketing," Tutup Gus Barra.

Adanya peraturan baru dari Wabup Mojokerto tersebut dapat  menanggulangi keluhan masyarakat tentang harga tiket masuk ke wisata air panas di Pacet Mojokerto, yang dinilai mencekik sebelumnya. Seorang warga sebelumnya memberikan keterangan jika dirinya masuk ke tempat wisata habis Rp 90 ribu dan dengan beberapa kali penarikan karcis. Mj

Berita Terbaru

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Jelang Ibadah Hari Nyepi, Kapolri Sigit Beri Atensi Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada yang menarik di momen Bulan Ramadhan kali ini. Pasalnya, Ibadah Hari Nyepi bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran Idul…

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…