Kasus Kredit Macet 1,2 Miliar, Mantan Kacab Bank Jatim Ditahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto saat melakukan penahan tiga tersangka kasus kredit macet Bank Jatim. SP/Dwi AS
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto saat melakukan penahan tiga tersangka kasus kredit macet Bank Jatim. SP/Dwi AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto mengungkap dugaan tindak pidana korupsi di Bank Jatim Cabang Mojokerto senilai Rp. 1,2 miliar. Tiga tersangka kasus ini langsung ditahan usai diperiksa, Kamis (6/1/2022) sore.

Mereka antara lain, Amirudin (AMD), mantan Kepala Cabang Bank Jatim Mojokerto yang purna tugas tahun 2001 lalu, Rizki (RZK) petugas penyelia Bank Jatim yang kini aktif di Cabang Sidoarjo serta Iwan Sulistyono (IWS), kontraktor sekaligus komisaris PT. Mega Cipta Selaras.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, Agustinus Herimulyanto mengatakan kasus ini berawal dari pengajuan kredit yang dilakukan oleh tersangka IWS senilai Rp. 1,2 miliar pada tahun 2013 lalu. Kredit itu diajukan dengan dalih untuk pengerjaan proyek jalan di daerah Malang.

"Saat mengucurkan bantuan kredit kepada tersangka IWS, dua tersangka lainnya yakni AMD dan RZK tidak menggunakan prosedur yang benar. Sehingga mengakibatkan kredit macet dan merugikan negara," terangnya kepada wartawan, Kamis (6/1) sore.

Mantan Kajari Pulau Taliabu pertama ini menegaskan, proses penyidikan terhadap tiga tersangka ini sudah dilakukan selama enam bulan terakhir.

"Karena bukti yang kita dapat sudah cukup kuat, akhirnya mereka kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung kita tahan di Lapas Kelas IIB Mojokerto," cetusnya.

 

Ketiga tersangka ini, lanjut Kajari, disangkakan dengan Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Pidana Korupsi. Subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Pemberantasan Pidana Korupsi.

"Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …