Wali Kota Eri Dorong PT Yekape Sediakan Klaster Hunian Murah untuk Warga Menengah ke Bawah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 
SURABAYAPAGI, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginginkan agar kehadiran PT Yekape Surabaya dapat menyediakan klaster hunian murah bagi masyarakat menengah bawah. Apalagi dalam setiap tahunnya, harga tanah maupun rumah terus merangkak naik di Surabaya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan perumahan Eco Medayu oleh PT Yekape di Jalan Raya Medokan Sawah No 29 Surabaya, Selasa (11/1).

"PT Yekape diharapkan jadi pengerem laju harga tanah dan harga rumah yang semakin berlebih di Surabaya. Terus lakukan pembangunan yang mengutamakan kemampuan pembayaran untuk warga Surabaya," kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri mengaku bangga dengan kehadiran PT Yekape yang dapat menyediakan perumahan dengan harga terjangkau bagi warga Surabaya. Menurutnya, hal tersebut memang sudah seharusnya dilakukan. Apalagi, pemkot merupakan salah satu bagian dari pemegang saham PT Yekape.

"Kehadiran PT Yekape saya harap bisa memberikan perubahan bagi warga Surabaya yang belum punya rumah. Baik itu untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) atau warga Surabaya lainnya," jelasnya.

Di samping itu, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga mendorong PT Yekape agar dapat menyediakan hunian dalam konsep vertikal bagi masyarakat menengah ke bawah. Misalnya, hunian berupa Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami).

"Karena aset yang diselamatkan kejaksaan dan dikembalikan ke pemkot, itu filosofinya untuk kepentingan umat, masyarakat Surabaya," pesan dia.

Dia pun mencontohkan, misalnya keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang sebelumnya tinggal di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dan sudah mapan, maka dapat berpindah ke Rusunami. Bagi dia, ketika tanah itu dimanfaatkan untuk kepentingan umat, maka hal itu akan jauh lebih besar manfaatnya.

"Maka saya berharap kehadiran PT Yekape juga bisa membangun rumah vertikal, bukan hanya horizontal. Warga yang sudah keluar dari status MBR dan sebelumnya tinggal di Rusunawa, bisa dioper ke Rusunami," tuturnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Direktur PT Yekape Surabaya Hermin Rosita menyampaikan, bahwa Eco Medayu merupakan klaster keempat yang dibangun oleh PT Yekape Surabaya dengan luas 14 hektar. Di lokasi ini akan dibangun sebanyak 457 unit rumah, 50 ruko, apartemen, sekolah, rumah ibadah, hingga fasilitas umum. Untuk pembangunannya sendiri dilaksanakan dalam lima tahapan.

"Lokasi ini diberi nama Eco Medayu karena PT Yekape ingin menghadirkan konsep eco green dan sustainable living yang kami harmonisasikan nuansa lingkungan alam," kata Hermin Rosita.  Alq

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…