Diduga Stres karena Mengidap HIV, Pemuda di Blitar Tewas Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mendatangi lokasi ditemukannya jasad korban yang tengah gantung diri. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mendatangi lokasi ditemukannya jasad korban yang tengah gantung diri. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - AS (26) pemuda warga Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon pada Selasa (18/1) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. 

Kejadian yang terjadi di ladang tepatnya di  Lingkungan Jatisari Kel Kademangan Kec Kademangan Kab Blitar itu, seperti yang disampaikan Dwi Veriawan (32) kakak korban kepada pihak Polsek Kademangan, bahwa korban  pada hari Senin (17/1) berobat di dokter di kota Blitar. 

Dalam pemeriksaan korban disarankan untuk uji Lab darah, setelah lakukan Lab, hasil dari Lab keluar dan dibawa oleh korban, sedang pihak keluarga tidak mengetahui hasil lab tersebut.

Pada Senin (17/1) malam korban diketahui keluarganya meninggalkan rumah, karena tak kunjung pulang hingga malam, Bejo (55) ayah korban berusaha mencari korban di sekitar rumah namun tidak ketemu.

"Pada Selasa (18/1) pagi sekitar pukul 06.00 kakak korban Dwi Veriawan menemukan surat yang isinya bahwa hasil lab sudah keluar dengan hasil positif HIV Aids, korban tidak kuat menanggung beban ini dan ingin mati saja, kemudian ayah korban dan kakaknya berusaha mencari korban di persawahan dan ditemukan korban sudah gantung diri di pohon jati dengan menggunakan tali warna biru menghadap ke selatan. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan dilaporkan ke Polsek Lodoyo Barat," terang Kapolsek Lodoyo Barat AKP Tamim Anwar SH M.Ag melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono SH.

Dalam keterangan kakak korban bahwa korban mengalami sakit sejak tiga minggu yang lalu dan masih dalam pengobatan, diduga korban alami depresi mengetahui hasil Lab yang menyatakan korban positif HIV (Aids).

Dari olah TKP petugas dari Identifikasi dan Inafis Reskrim Polres Blitar di kebun kayu jati ditemukan korban tidak ada tanda tanda unsur pidananya, murni meninggal dengan cara gantung diri, selain olah di TKP team Identifikasi juga mendatangi rumah korban, petugas  saat dalam kamar bersama keluarga korban temukan surat  yang menyatakan kalau korban positif HIV Aids dan tidak kuat menanggung beban tersebut dan ingin mati saja, dan minta maaf pada keluarga.

Atas kejadian tersebut petugas mengamankan barang bukti di TKP sepasang sandal jepit warna biru, seutas tali tampar warna biru panjang 1.5 Meter, baju lengan panjang warna hitam rangkap kaos hitam, celana panjang jeans warna hitam, celana dalam warna merah dan dua lembar surat yang ditemukan di kamar korban.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga (ayah korban) meminta untuk tidak dilakukan tindakan autopsi dan menerima kematian tersebut sudah kehendak korban dan kepastian takdir yang disertai surat pernyataan. Les

 

 

Berita Terbaru

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…

Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya

Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya

Minggu, 13 Sep 2026 14:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya agar masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah ruang bermain, berolahraga, berkumpul, hingga beraktivitas sosial dengan…