Jokowi, tak Perlu Tiga Periode

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi karikatur
Ilustrasi karikatur

i

Kini Giliran Partai Demokrat yang ikuti Sikap Ketua Umum PDIP Megawati dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah PDIP dan partai NasDem, kini giliran Partai Demokrat yang tolak Jokowi tiga periode.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, mendukung pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang menolak adanya perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan Megawati disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Pernyataan Megawati tersebut lantas mendapatkan apresiasi dari pengamat politik dan politikus.

“Demokrat mengapresiasi sikap Presiden ke-5 RI Megawati, yang konsisten menolak perpanjangan masa jabatan presiden,” tegas Herzaky , di Jakarta, Sabtu (15/1).

Pernyataan Kader Demokrat ini didukung sejumlah elite Partai Golkar dan Gerindra. “Secara kelembagaan Golkar memang belum bersikap tolak Presiden 3 periode,” kata pengurus DPP Partai Golkar yang dekat dengan Akbar Tanjung, Selasa sore (18/1/2022). Juga kader Gerindra di Komisi III DPR-RI, yakin pimpinan partainya tak setuju Jokowi tiga periode. “Urusan pernyataan tak setuju Jokowi, tiga periode, ini soal etika politik saja. Sinyal Gerindra tak setujui Jokowi maju lagi Nyapres 2024 sudah kentara,” ungkapnya kepada Surabaya Pagi di Surabaya, Selasa siang (18/1/2022).

 

Jokowi Hargai Konstitusi

Sebelumnya,Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyatakan, pihaknya akan taat pada konstitusi dengan menaati masa jabatan presiden dua periode. Menurut Surya Paloh, hal senada juga disampaikan Presiden Joko Widodo untuk menjalankan hanya dua periode sesuai konstitusi.

"Kita punya komitmen yang sama, Presiden Jokowi punya moralitas komitmen sama untuk hargai konstitusi," kata Paloh dalam acara HUT ke-10 tahun Nasdem, Kamis (11/11/2021

 

Megawati Tokoh Reformasi

Herzaky meyakini pernyataan Megawati, karena ketua umum PDIP tersebut merupakan tokoh reformasi yang pernah ikut andil dalam perumusan pembatasan masa jabatan presiden.

“Karena bagaimana pun beliau termasuk salah satu tokoh reformasi dan sosok yang terlibat dalam perumusan pembatasan masa jabatan presiden,” jelas Herzaky.

Tidak hanya itu, menurut Herzaky, Megawati juga sudah pernah merasakan kerasnya Orde Baru.

“Dia sangat merasakan bagaimana seorang presiden yang masa jabatannya tidak dibatasi, kekuasannya cenderung absolut dan mengarah kepada sikap otoriter,” bebernya.

Oleh sebab itu, Herzaky sangat mengapresiasi sikap ketua umum PDIP tersebut. Karena, menurutnya, semangat reformasi harus tetap ada untuk masa depan bangsa yang lebih baik.

“Tentunya koreksi total yang bangsa Indonesia lakukan melalui reformasi 1998 harus kita jaga betul semangat dan warisannya,” tegas Herzaky. n jk,03,er

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …