Mendadak Kejang-Kejang, Lansia Gagal di Vaksin Booster

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang lansia tiba-tiba kejang saat hebdak mengikuti vaksinasi booster massal di Atrium Sunrise Mall Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Seorang lansia tiba-tiba kejang saat hebdak mengikuti vaksinasi booster massal di Atrium Sunrise Mall Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Seorang warga lanjut usia (lansia) asal Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto mendadak kejang saat hendak divaksin Corona di Atrium Sunrise Mall, Jumat (21/1/2022) pagi. Lansia yang diketahui bernama Suchaemi (65) ini ambruk saat menunggu giliran di vaksin.

Sejumlah petugas dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Mojokerto dengan sigap memberikan pertolongan pertama Resusitasi atau CPR untuk membebaskan jalan napas dengan memberikan oksigen.

Sekretaris Dinkes P2KB, dr Farida Mariana saat dikonfirmasi mengatakan lansia tersebut mengalami kejang-kejang sebelum menerima vaksin booster Covid-19. Saat itu korban datang di tempat vaksinasi bersama sang istri dan hendak melakukan registrasi.

"Belum sempat registrasi, tapi sudah kejang-kejang karena riwayat epilepsi. Dan demi keamanan, vaksinasi boosternya kita tunda sembari menunggu kondisi keselamatannya stabil," ujarnya ditemui disela pelaksanaan vaksinasi booster massal untuk lansia.

Ia menyebut, proses skrining untuk vaksin booster lansia ini lebih kompleks dibanding lainnya. Selain tensi darah, juga dilakukan cek gula darah, kolesterol serta timbang badan dan ukur lingkar perut.

"Protapnya memang seperti itu, karena lansia rata-rata menyandang penyakit degeneratif. Sehingga kondisi lansia harus benar-benar stabil saat hendak di vaksin," tukasnya.

Masih kata Farida, ada sejumlah riwayat penyakit yang tidak diperbolehkan untuk di vaksin. Diantaranya, penyakit kanker akut dan diabetes komplikasi akut.

"Selain dua penyakit tersebut, masih aman untuk di vaksin," tuturnya.

Terpisah Kepala Dinkes P2KB Kota Mojokerto, dr Triastutik Sp.A mengatakan vaksinasi booster massal lansia kali ini menyasar 700 orang dari 18 Kelurahan se Kota Mojokerto.

"Kita juga menyediakan layanan jemput gratis bagi lansia yang tidak bisa hadir kesini lantaran tidak ada yang antar," ungkapnya.

Masih kata Trias, total ada 6694 lansia yang sudah mendapatkan e tiket vaksinasi booster. Dan sasaran tersebut bakal dirampungkan hingga minggu depan.

"Selain vaksinasi massal di sunrise ini, kita juga melayani vaksinasi di seluruh pos pelayanan kesehatan yang tersebar di Kota Mojokerto," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…