Berikut Peran 7 Pemuda yang Pukul Truk di Jombang hingga Viral

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku aksi teror upaya pengerusakan truk di Jombang saat diamankan Satreskrim Polres Jombang, Rabu (9/2/2022).
Pelaku aksi teror upaya pengerusakan truk di Jombang saat diamankan Satreskrim Polres Jombang, Rabu (9/2/2022).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Polres Jombang berhasil mengamankan tujuh orang pelaku upaya perusakan atau pemukulan truk menggunakan tongkat kayu di Jalan raya Tambakberas, Kabupaten Jombang. 

Aksi preman jalanan ini sempat terekam kamera dan menjadi viral di media sosial. 

Ketujuh pelaku diantaranya SY (15), YF (19), PK (17), FD (17), FS (18), VR (18) dan WA (25). Semuanya merupakan warga Jombang.  Para remaja ini kini tengah dimintai keterangan di ruang penyidikan oleh petugas. 

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan menuturkan para pelaku ditangkap setelah dilakukan serangkaian upaya penyelidikan. Mulai dari rekaman CCTV disekitar lokasi kejadian, plat nomor kendaraan bermotor serta foto dari video viral tersebut. 

Kepada polisi mereka mengaku hanya iseng dan ingin menunjukkan eksistensi mereka. Aksi itu juga disebut baru sekali dilakukan. Mereka lantas membuang batang kayu yang digunakan untuk meneror pengemudi truk.

Teguh menyebut para pelaku mempunyai peran masing-masing. Ketujuh remaja ini berasal dari dua kelompok berbeda. 

Satu kelompok mengambil video aksi konvoi brutal dari kelompok lain. Kemudian melakukan editing dengan cara menggabungkan foto mereka berlatar belakang Bundaran Ringin Contong dan video penyerangan truk itu.

Hasil editan itu kemudian dijadikan sebagai status media sosial oleh salah satu pelaku hingga menyebar dan viral. 

"Jadi ada dua kelompok, kelompok yang konvoi itu terjadi pada 3 Februari 2020 sedangkan kelompok yang foto itu tanggal sebelumnya, kemudian diedit dijadikan satu video dikasih musik lalu dijadikan status Whatsapp sampai viral," kata Teguh, Rabu (9/2/2022).

Sejauh ini, Polisi pun masih menunggu korban, yakni pengemudi truk berwarna putih yang viral itu melapor. 

"Kita tunggu korban melapor dulu, mereka melakukan sekali pengakuan dan hanya satu korban truk putih itu," tuturnya.

Ketujuh remaja ini tidak ditahan, mereka hanya dikenakan wajib lapor dan sanksi tilang untuk pelanggaran lalu lintasnya. 

"Kita masih menunggu korban melapor dan sementara kami tidak kami jerat pidana, hanya mereka dikenakan wajib lapor dan menahan satu sepeda motor Yamaha Vixion sebagai barang bukti," ungkap Teguh.

Sebelumnya, sebuah video yang menggambarkan satu geng motor merusak beberapa truk yang tengah melintas di jalan raya viral di media sosial.  

Aksi brutal sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor ini menyebar di sejumlah media sosial, terutama Instagram. 

Dalam postingan akun instagram @romansasopirtruck disebutkan bahwa peristiwa ini terjadi di Jalan raya Ploso - Babat, Jombang. Dimana, geng motor terlihat tersebut berupaya mengejar truk yang tengah lewat kemudian merusak bodi atau bagian bak truk menggunakan sebuah benda mirip kayu panjang secara brutal. 

Terlihat pula, sebuah truk berwarna putih kelabakan mengindari aksi iseng para pemuda yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu. Bahkan, aksi nekat para anggota geng motor ini terbilang nekat karena mereka juga terlihat menghadang truk dari arah berlawanan hingga ban truk itu turun badan jalan. 

Tak butuh waktu lama, polisi menangkap para pelaku yang ada dalam rekaman video viral itu. Arief

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…