Bantuan DBHCHT untuk Petani Dipotong, Penerima Minta Camat Panggil Kades

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masyarakat penerima bantuan mengeluhkan adanya dugaan bahwa bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2021 dipotong. SP/Ilustrasi
Masyarakat penerima bantuan mengeluhkan adanya dugaan bahwa bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2021 dipotong. SP/Ilustrasi

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Masyarakat penerima bantuan di Desa Gadu Timur mengeluhkan adanya dugaan bahwa bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2021 dipotong oleh oknum kepala desa.

Informasi yang dihimpun wartawan Surabaya Pagi, dugaan pemotongan dana bantuan untuk petani dan buruh ini mencuat karena adanya penerima yang tidak puas karena masih diminta sebesar 300 ribu dengan alasan yang kurang jelas.

Untuk diketahui, bantuan yang diberikan dari Dana Bagi Hasil cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2021 kepada petani dan buruh senilai Rp 1,2 juta.

Hal itu disampaikan oleh narasumber inisial W (50). Ia mengakui jika bantuan langsung tunai DHCHT yang diterima balai desa sebesar Rp 1,2 juta.

Namun karena bukan dirinya sendiri yang datang maka W mewakilkan kepada H dengan menitipkan KTP.

“Ya saya mengambil uang bantuan di balai desa, karena pada saat itu saya belum ber vaksin jadi saya diwakilkan,‘’katanya.

Menurutnya, saat itu penerima bantuan dana bagi hasil cukai hasil tembakau tersebut, ia wakilkan kepada H yang juga sebagai penerima. ‘’Karena pada saat itu saya masih belum di vaksin sementara H sudah bervaksin,’’ ungkapnya.

Kata dia, bantuan senilai Rp 1,2 juta itu diterima di balai desa, namun sesampainya dirumah, uang tersebut diminta lagi oleh oknum Kadus dengan alasan untuk disetor. 

“Saya kurang paham, kenapa bantuan yang diterima oleh masyarakat tani itu masih dipotong dengan alasan mau disetor,  saya bingung, disetor kemana, saya kurang paham,” ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat penerima bantuan meminta agar Camat Ganding  memanggil Kades terkait dugaan pemotongan (Bantuan Langsung Tunai) DBHCHT tahun 2021 tersebut.

Sementara Camat Ganding, Abdul Khalid, S.Sos, M.Si saat dimintai keterangan melalui telpon pribadinya tidak merespon pertanyaan dari wartawan Surabaya Pagi.

Melalui whatsappnya, tidak ditanggapi meski terlihat sudah dibaca. (ar)

Berita Terbaru

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…