Resahkan Warga, Wakil Ketua Laila Mufidah Minta Pemkot Lakukan Penertiban 64 Bangli di Gebang Putih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Lailai Mufidah saat meninjau keberadaan 64 bangunan liar (Bangli) di atas saluran air Jalan Gebang Putih, Jumat (18/2) pagi.
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Lailai Mufidah saat meninjau keberadaan 64 bangunan liar (Bangli) di atas saluran air Jalan Gebang Putih, Jumat (18/2) pagi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Laila Mufidah langsung merespon laporan warga RW 07 Kelurahan Gebang terkait keberadaan 64 bangunan liar (Bangli) di atas saluran air meresahkan warga sekitar. 

Meski kondisi cuaca di Jalan Gebang Putih di guyur hujan Laila Mufidah bersama jajaran perangkat Kelurahan Gebang Putih, Jumat (18/2) pagi, turun di lokasi puluhan Bangli yang sebagian telah dimanfaatkan para warga untuk membuka usaha. 

Oleh karena itu, Laila Mufidah dengan tegas mengimbau kepada warga berdomisili Surabaya maupun non Surabaya agar segera menghentikan berjualan apapun di lokasi tersebut. 

"Kami minta kepada warga agar tidak berjualan di sini dan tidak lagi memperpanjang kontrak sewa maupun menambah kontrak bidak atau stan lain di lokasi. Yang jelas keberadaan bangunan di atas saluran air ini ilegal dan melanggar aturan dan ketentuan," ungkap Laila Mufidah saat ditemui di lokasi tersebut. 

Laila Mufidah juga meminta kepada pihak kelurahan agar menelusuri siapa yang berperan dan berani menarik uang sewa per tahunnya berkisar Rp 10 juta - 20 juta setiap stan tersebut. 

"Kami minta agar puluhan bangli di sepanjang saluran air ini sebelum memasuki bulan ramadhan segera dibongkar," tegas Ketua Perempuan Bangsa Kota Surabaya ini. 

Langkah konkret ke depan, pihaknya segera berkoordinasi dengan anggota Komisi C DPRD bidang pembangunan serta jajaran Pemkot Surabaya untuk membongkar puluhan bangli  tersebut. 

"Dalam waktu dekat kami segera berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk penertiban bangli tersebut. Yang jelas keberadaan bangli - bangli di Kota Surabaya tidak segera dibongkar sangat mengganggu saluran air. Dan jelas, keberadaan bangli ini merusak tatanan estetika Kota Pahlawan ini," tandasnya. 

Sementara itu, Lurah Gebang Putih Indriani Setiyawati, pihaknya segera melakukan musyawarah dan mendata para pedagang yang sudah menempati atau menyewa bangli tersebut. 

"Jika para pedagang ini berstatus warga domisili Surabaya dan jika tidak memiliki tempat tinggal akan kita taruh di rusunawa. Sebaliknya bagi warga non domisili Surabaya jika tidak punya tempat tinggal akan kita pulangkan ke daerahnya masing-masing," kata mantan Kasipem Kelurahan Keputih ini. 

Terpisah, Jarianto salah satu pemilik stan di Jalan Gebang Putih mengaku dirinya telah melakukan transaksi atau membayar sewa stan tersebut sebesar Rp 10 juta per tahun kepada salah satu warga setempat. Dirinya telah mengontrak stan selama 3 tahun. 

"Stan ini sudah saya tempati hampir 8 bulan berjalan. Itupun saya juga telah merenovasi bangunan dan menambah fasilitas kamar mandi habis lebih kurang 35 jutaan. Karena lokasinya strategis, dirinya justru akan menambah stan di sini," singkat dia. Alq

Berita Terbaru

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro – Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan ketersediaan beras premium di tengah dinamika harga dan pasokan beras di pasaran. S…

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 362 anggota PWI Jawa Timur ditetapkan PWI Pusat sebagai daftar pemilih sementara (DPS) yang memiliki hak memilih Ketua d…

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kementerian Transmigrasi membuka peluang luas bagi pesantren dan jaringan alumninya untuk ikut mengelola potensi ekonomi di k…

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan pembebasan dan keringanan pajak daerah melalui program tahap II yang berlangsung 1 O…

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita tiga unit ponsel usai melakukan penggeledahan selama sekitar lima jam di Kantor Din…

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…