UNICEF Berkolaborasi dengan BKKBN Jatim dan Jajarannya dalam Penurunan Stunting di Jawa Timur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa Arie Rukmantara memberikan dukungan kepada Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Dra. Maria Ernawati, M.M, dalam kasus penurunan stunting di Jawa Timur menjadi 14% di tahun 2024.

Sejak tahun 2021 UNICEF memberikan pendampingan dalam manajemen dan pelaksanaan intervensi spesifik dan sensitif sebagai upaya dalam pencegahan malnutrisi pada Anak Usia Dini setidaknya di 7 Kota/Kabupaten di Jawa Timur.

Berdasarkan Perpres NO 72 tahun 2021, Presiden memberikan mandat kepada BKKBN Jatim sebagai ketua pelaksana percepatan penurunan stunting di tingkat Pusat. Di Provinsi Jawa Timur, setidaknya diperkirakan ada 653 ribu balita yang mengalami stunting berdasarkan perhitungan prevalensi tahun 2021,  atau terbesar ke-dua di Indonesia untuk jumlah anak yang mengalami stunting. 

 “Progress in nutrition is possible. Keberhasilan menurunkan stunting sangat mungkin. Kolaborasi adalah kuncinya,” Ujar Arie Rukmantara. (24/2/2022)

“UNICEF akan memainkan perannya dalam mendukung penuh BKKBN dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk mencapai amanat percepatan penurunan stunting di Jawa Timur,” tambahnya. 

Ia juga menyampaikan bahwa intervensi yang dilakukan selama ini juga akan mendukung kolaborasi multi-pihak yang telah dilakukan oleh BKKBN terutama dalam penguatan koordinasi dan advokasi di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota maupun penguatan pemberdayaan masyarakat.

Dra. Maria Ernawati, M.M menyampaikan bahwa saat ini BKKBN telah memiliki lebih dari 90 ribu  Tim Pendamping Keluarga di tingkat Desa.

“Masing-masing tim berisi 3 orang yang terdiri dari Bidan Desa, Kader KB dan Kader PKK. Tim ini memiliki tugas untuk melakukan pendampingan terhadap keluarga beresiko stunting di tingkat Desa, sebagai bagian pemberdayaan masyarakat,” Ungkap Erna.

Ia juga menyebutkan bahwa program-program di Kota/Kabupaten prioritas di Jawa Timur dapat dilakukan kolaborasi dengan program-program BKKBN yang sedang berjalan. 

“Pada prinsipnya kita semua memang harus berkolaborasi untuk mempercepat upaya penurunan Stunting” ujar Maria Ernawati.

Dalam rangka percepatan penurunan stunting ada 5 (lima) pilar strategi yang dilakukan yaitu peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di Pemerintah Provinsi, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan Konvergensi Intervensi Spesifik dan Intervensi Sensitif di Pemerintah Provinsi, peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat dan penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset dan inovasi.

UNICEF akan selalu bekerja bersama Perwakilan BKKBN Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota membantu percepatan penurunan Stunting di Provinsi Jawa Timur.  Hal ini adalah bagian dari dukungan lintas sektor untuk BKKBN dalam memastikan semua anak Jawa Timur dapat tumbuh dan berkembang secara ideal, menjadi SDM berkualitas dan mempersiapkan diri dengan optimal sebagai Generasi Emas Indonesia.

Berita Terbaru

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki puncak musim kemarau berlangsung kering dan berdebu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…