Remaja Drop Out Obok-obok Sekolahnya, 15 Laptop Raib

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono saat memberikan keterangan dalam rilisnya. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono saat memberikan keterangan dalam rilisnya. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Entah kerasukan apa remaja berusia 19 tahun ini tega mengobok obok bekas sekolahanya tempat dia menimba ilmu, hasilnya SMK Udanawu yang berada di Kec Udanawu Kab Blitar ini harus kehilangan 15 laptop dengan kerugian mencapai Rp 90 juta rupiah.

Pelaku yakni Indra Ardiansah/IA (19) warga desa Togogan Kec Srengat Kabupaten Blitar. Atas perbuatannya Indra harus meringkuk di ruang tahanan Polres Blitar Kota setelah ditangkap Unit Reskrim Polres Blitar bersama Polsek Udanawu.

Menurut Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono S.H S.IK M.SI daĺam keterangan releasenya Rabu (9/3) siang membeberkan ulah Indra Ardiansah dalam melakukan aksinya pelaku IA mulai aksinya sejak keluar dari sekolahnya (Drop Out) sekitar bulan Februari 2021, sedang melakukan aksi pencurian laptop di lakukan pada bulan Mei 2021 sampai dua kali.

"Untuk tersangka IA, melakukan pencurian dua kali dalam bulan Mei 2021, dan berhasil mencuri 15 laptop yang berada dalam ruangan sekolahnya di gedung Praktek Mekatronika, tersangka saat beraksi mengajak dua temannya yang masih di bawah umur," kata AKBP Argowiyono didampingi Kasat Reskrim AKP Momon Suwito sambil menunjukan BB.

Lebih lanjut Pamen Polisi yang gemar olahraga lari ini menerangkan dalam aksinya (awal bulan Mei 2021)  pelaku Indra selalu masuk dari tembok belakang sekolahan bersama dua temannya yang masih dibawah umur dalam waktu berbeda, dan memasuki ruang gedung penyimpanan laptop. Aksinya yang pertama tersangka dan temannya berhasil menggondol 10 laptop, dirasa aman, pengangguran ini mengulangi lagi pada minggu berikutnya, namun mengajak teman yang berbeda juga masih di bawah umur, kali ini mendapatkan 5 laptop.

"Jadi tersangka mengajak dua temannya di bawah umur untuk mencuri, dari kedua pencurian itu tersangka dan dua temanya berhasil mencuri 15 laptop," ungkap AKBP Argowiyono lagi.

"Saya mengajak K dan St untuk mencuri dan membawa laptop laptop itu Pak, karena tidak mungkin bicara (bocorkan) pada orang lain Pak, saya menjual dengan cara melalui online, dan sebelumnya isi laptop sudah saya deal (hapus) hasilnya saya bagi rata bertiga, ada yang payu (laku) Rp 800 ribu juga sampai dua juta rupiah," tutur Indra dengan menunduk sambil membawa boks Laptop pada wartawan.

Dari hasil pencurian itu dibelikan pakaian dan kebutuhannya sebagai anak muda, polisi menyita dari tangan tersangka 5 Laptop, sisanya masih dalam pencarian.

"Untuk tersangka dapat dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman  minimal 7 tahun penjara, kami masih menggali keberadaan BB laptop yang sudah terjual dengan cara online, untuk dua anak di bawah umur kita titipkan di LPA Blitar untuk penanganan oleh UNIT PPA dan Bapas," pungkas Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono. Les

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…