BKPSDM Kota Kediri Gelar Webinar Lentera Mapan: Bahas Transformasi PUSDASIP 2026 Berbasis RHK dan IKI

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Kota Kediri menggelar webinar Lentera Mapan bertema kepegawaian untuk menyosialisasikan transformasi aplikasi PUSDASIP dari sekadar upgrade sistem menuju implementasi berbasis hasil kerja individu yang selaras dengan target organisasi pada 2026.

Kegiatan yang diikuti pejabat penilai, admin kepegawaian, serta ASN hingga tingkat kelurahan itu dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan ASN BKPSDM Kota Kediri, Kriswahyudi, yang menegaskan perubahan ini bertujuan menyamakan langkah seluruh ASN menghadapi pembaruan sistem penilaian kinerja.

“Hari ini berkumpul di ruang daring Lentera Mapan untuk menyamakan dan menyatukan langkah dalam sebuah perubahan yang terjadi pada aplikasi PUSDASIP,” ujarnya dalam webinar.

Ia menjelaskan perubahan utama adalah penggantian Uraian Jabatan/Analisis Pekerjaan (UJAP) menjadi Rencana Hasil Kerja (RHK) agar linier dengan sistem E-Kinerja milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Selama ini, menurutnya, kerja keras ASN belum terlihat dampaknya terhadap organisasi karena sistem penilaian tidak terhubung.

“Selama ini mungkin kita sudah bekerja keras, tetapi hasil kita seolah terputus, karena antara EKI dan UJAP tidak nyambung. Akhirnya, dampak prestasi capaian organisasi itu tidak tampak,” katanya, Jumat (20/2/2026).

Perubahan tersebut menekankan dua poin utama, yakni linieritas total antara RHK dan Indikator Kinerja Individu (IKI) dengan target perangkat daerah, serta pergeseran dari penilaian aktivitas menuju hasil nyata. Capaian kinerja, lanjutnya, harus mencerminkan kontribusi riil ASN terhadap organisasi, bukan sekadar administrasi rutin.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen antara atasan dan pegawai dalam menyusun RHK dan IKI agar energi kerja harian benar-benar berdampak pada kinerja perangkat daerah masing-masing.

Materi teknis disampaikan oleh Pengelola Penilaian Kinerja Pegawai BKPSDM, Indra Prasetiyo, yang memaparkan perbedaan sistem PUSDASIP 2025 dan 2026. Pada 2025, target kerja disusun berdasarkan uraian jabatan, sedangkan 2026 berbasis RHK dan IKI yang terukur dan selaras dengan tujuan organisasi.

Ia menjelaskan perubahan lain meliputi perluasan WPT bagi pejabat fungsional, sinkronisasi dengan indikator kinerja individu, serta pergeseran dari aktivitas harian menjadi rencana aksi harian.

Menjawab pertanyaan peserta terkait pekerjaan yang tidak tercermin dalam indikator kinerja, ia menyarankan agar tugas tersebut dimasukkan sebagai penugasan direktif. Jika IKI sulit dicapai, pegawai disarankan melakukan dialog kinerja dengan atasan agar target tetap realistis dan terukur.

Webinar ini digelar sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman ASN terhadap transformasi penilaian kinerja yang tidak hanya mengubah sistem, tetapi juga pola pikir kerja berbasis hasil dan kontribusi nyata terhadap organisasi pemerintahan daerah.Can

Berita Terbaru

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPC PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPC PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…

Rp28 Miliar Jadi Pangkal Sengketa, Bareskrim Siapkan Penghentian Laporan yang Seret Bupati Subandi

Rp28 Miliar Jadi Pangkal Sengketa, Bareskrim Siapkan Penghentian Laporan yang Seret Bupati Subandi

Kamis, 05 Nov 2026 15:39 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perkembangan baru muncul dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan kerja sama investasi perumahan senilai Rp28 miliar yang m…

Hujan Deras, Tiga Lahan Tanaman Hortikultura di Tulungagung Terendam Banjir

Hujan Deras, Tiga Lahan Tanaman Hortikultura di Tulungagung Terendam Banjir

Kamis, 05 Nov 2026 15:31 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Pertanian (Disperta) Tulungagung mencatat hujan deras di beberapa hari terakhir menyebabkan lahan tanaman berjenis…

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Lumajang Perkuat Optimalisasi Pajak

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Lumajang Perkuat Optimalisasi Pajak

Kamis, 05 Nov 2026 15:27 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya dalam memperkuat kapasitas pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bakal memperkuat koordinasi…

Pemkab Bojonegoro Gratiskan Layanan Cuci Darah di 5 RSUD per Januari 2027

Pemkab Bojonegoro Gratiskan Layanan Cuci Darah di 5 RSUD per Januari 2027

Kamis, 05 Nov 2026 15:21 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya membantu 146 pasien yang selama ini rutin menjalani terapi cuci darah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro…

Musim Hujan Sudah Datang, Pemkab Lamongan Siagakan Bencana

Musim Hujan Sudah Datang, Pemkab Lamongan Siagakan Bencana

Kamis, 05 Nov 2026 15:16 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Musim hujan sudah mulai datang, antisipasi dan mitigasi bencana terus dilakukan oleh Pemkab Lamongan, melalui Badan Penanggulan…