Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobil listrik Lamborghini Lanzador concept. SP/ JKT
Mobil listrik Lamborghini Lanzador concept. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini berubah sejak hampir tiga tahun berselang. Dan memasuki akhir 2024, jadwal peluncuran sempat diundur setahun ke 2029. Kini, keputusan lebih tegas diambil proyek Lanzador bertenaga listrik murni dibatalkan.

Padahal, konsep Lanzador semula diposisikan sebagai gambaran masa depan kendaraan listrik. Selain itu, pabrikan Sant’Agata Bolognese itu juga punya target versi produksi meluncur pada 2028. Namun, respons pasar premium ternyata tak sejalan dengan ekspektasi awal.

Pasalnya, basis pelanggan mereka menunjukkan keengganan kuat terhadap supercar tanpa mesin pembakaran internal. Ia menyebut ketertarikan terhadap mobill tanpa mesin V8 atau V12 mendekati nol. Selain itu, diskusi internal yang panjang, termasuk masukan dari pelanggan dan dealer, akhirnya mengarah pada keputusan menghentikan pengembangan pada akhir 2025.

“Berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan kendaraan listrik sepenuhnya ketika pasar dan basis pelanggan belum siap akan menjadi hobi yang mahal, " ujar CEO Lamborghini Stephan Winkelmann, Selasa (24/02/2026).

Meski demikian, nama Lanzador belum sepenuhnya ditinggalkan. Merek yang berada di bawah payung Audi itu masih menyiapkan opsi plug-in hybrid bermesin bensin menjelang akhir dekade ini. Lamborghini tidak dapat mengambil risiko menghadirkan Urus EV karena kekhawatiran minimnya permintaan, sehingga konfigurasi plug-in hybrid tetap dipertahankan.

Di tengah dorongan Uni Eropa agar produsen beralih ke elektrifikasi dan menekan emisi karbon, Lamborghini memilih jalur berbeda. Sehingga, saat ini konsep mobil listrik belum mampu menghadirkan ikatan emosional”seperti kendaraan bermesin bensin. Karena itu, strategi plug-in hybrid dinilai sebagai titik temu yang paling masuk akal. Di mana, PHEV menjembatani tuntutan regulator sekaligus selera pembeli setianya. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…