Aset Milik Komisaris PT Mega Cipta Selaras, Disita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat menyita salah satu rumah milik tersangka Iwan Sulistiyono, Senin (21/3/2022). SP/Budi Mulyono
Petugas saat menyita salah satu rumah milik tersangka Iwan Sulistiyono, Senin (21/3/2022). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menyita aset milik tersangka Iwan Sulistiyono. Penyitaan itu terkait perkara tindak pidana korupsi dalam penyaluran dan penggunaan kredit modal kerja dari Bank Daerah di Kota Mojokerto. Korupsi itu melibatkan CV Dwi Dharma tahun 2013 dan PT Mega Cipta Selaras tahun 2014.

Setidaknya ada tiga tanah beserta bangunan yang dilakukan penyitaan. Dua tanah beserta bangunan dengan tiga sertifikat berada di Perumahan Griya Permata Meri, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Serta satu aset di wilayah Kabupaten Mojokerto. Semua aset tersebut milik Iwan Sulistiyono.

Proses penyitaan aset tersebut dipimpin Kepala Kejari (Kajari) Kabupaten Mojokerto, Hadiman. Menurutnya, penyitaan aset ini sesuai penetapan dari Pengadilan Negeri Kota Mojokerto tanggal 27 Februari 2022. Penyitaan aset dilakukan Tim Penyidik Kejari Mojokerto yang disaksikan Camat, Kepala Kelurahan Kranggan hingga ketua RT setempat.

"Total ada empat titik, tiga titik dengan empat sertifikat aset yang disita,” katanya, Senin 21 Maret 2022.

Penyitaan aset tersebut tiga orang tersangka yakni dua dari pihak bank (Kepala Cabang dan staf) dan satu dari pihak swasta peminjam. Kajari yang baru menjabat belum seminggu ini menjelaskan, kerugian negara terkait perkara tindak pidana korupsi sesuai perhitungan ahli sebesar Rp1,4 miliar.

"Kita belum dapat menyampaikan berapa nilai aset yang di sita nanti, ada ahli terkait penafsiran harga aset. Kalau dalam putusan Pengadilan Tipikor memang aset ini disita untuk negara maka kita lakukan pelelangan. Ini masih dalam penyegelan sesuai persetujuan dari Pengadilan,” katanya.

Terkait penyitaan sebidang tanah dan bangunan rumah yang ada penghuninya, seperti di perumahan Griya Permata Meri Blok E-12a. Hadiman menjelaskan, jika pihaknya akan memberi waktu sehingga Kejari Kota Mojokerto membuat berita acara penitipan sementara bangunan maupun dari isi bangunan tersebut.

“Kita buatkan berita acara penitipan sementara kepada adik tersangka Iwan Sulistiyono. Dan ini dalam waktu tidak terlalu lama (aset yang disita, red) harus dikosongkan karena ini disegel tidak boleh ada aktivitas apapun di dalamnya. Kita beri waktu lah dan adiknya juga berjanji akan mengosongkan secepatnya,” jelasnya.

Sementara itu, adik tersangka Nunuk (43) mengatakan, pihaknya tidak ada pemberitahuan terkait penyitaan aset oleh Tim Penyidik Kejari Kota Mojokerto tersebut. “Tidak. Tidak ada sama sekali. Ya sebelumnya sudah tahu akan ada penyitaan. Sudah lama, 2008 (tinggal di rumah yang di sita, red). Tidak ada sama sekali, tidak tahu kalau rumah Bu Iwan (aset pertama yang di sita, red),” tegasnya.

Iwan Sulistiyono yang merupakan Komisaris PT Mega Cipta Selaras mengajukan kredit dengan surat perjanjian pengerjaan proyek di Malang sebesar Rp1,2 miliar. Namun pengajuan kredit tahun 2014 tersebut digunakan untuk menutupi hutang di Bank Daerah Cabang Mojokerto tahun 2013. Iwan ditahan bersama mantan Pinca Bank Daerah Mojokerto Amirudin dan penyelia Bank daerah Rizka Arifiandi.

Ketiganya ditahan Kejari Kota Mojokerto pada, Kamis 6 Januari 2022. Ketiganya dijerat Pasal 2 Ayat 1 Juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara. nbd

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…