Punya Sejarah Kejayaan Industrialisasi, Solo Jadi Tuan Rumah TIIWG G20

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Diskusi daring 
bertema "Persiapan Pertemuan Pertama Trade, Investment, and 
Industry Working Group (TIIWG) G20" yang digelar Forum Merdeka Barat, Senin (21/3/2022).
Diskusi daring bertema "Persiapan Pertemuan Pertama Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) G20" yang digelar Forum Merdeka Barat, Senin (21/3/2022).

i

SURABAYA PAGI, Jakarta- Kelompok Kerja Perdagangan, Investasi, dan Industri atau Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) akan menyelenggarakan side event perdana sebagai bagian dari rangkaian acara menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Adapun pilihan jatuh pada kota Solo Sebagai tuan rumah parhelatan tersebut. Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko Cahyanto mengatakan, terpilihnya Indonesia sebagai presidensi G20 merupakan kebanggaan bagi semua. menurutnya, Indonesia harus mampu menciptakan impresi bagi para delegasi.

"Jadi pergelaran G20 dalam presidensi kali ini kan merupakan kebanggaan bagi kita semua. Dan tentunya harus ada impresi yang bisa kita sampaikan terhadap para delegasi G20 termasuk tamu VVIP dari organisasi-organisasi Internasional," katanya dalam diskusi daring bertema "Persiapan Pertemuan Pertama Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) G20" yang digelar Forum Merdeka Barat, Senin (21/3/2022).

Eko menjelaskan, ada beberapa alasan ihwal terpilihnya Solo sebagai tuan rumah pertemuan TIIWG. Pertama, Solo merupakan sebuah kota yang memiliki sejarah kejayaan yang panjang sejak masa lampau. "Kota Solo ini sebenarnya sudah lebih dari seratus tahun yang lalu menjadi pusat industrialisasi di pulau Jawa. Bahkan di sana dahulu, ada pabrik gula yang dibangun oleh Mangkunegoro IV, itu merupakan pabrik gula terbesar di dunia saat itu," bebernya.

Selanjutnya, Eko menjelaskan, pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) di Solo Raya juga bertumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. "Jadi kalau kita melihat saat ini, di Solo juga menjadi satu wilayah dimana industralisasi cukup masif dibangun. Dan bicara Solo Raya, selama sepuluh tahun terakhir, industrialisasi itu cukup masif. Beberapa industri memilih Solo Raya sebagai home base dari produksi mereka," ungkapnya.

Itulah sebabnya, kata Eko, Kota Solo sengaja ditampilkan dalam presidensi G20. Sebagai kota yang tidak hanya menampilkan industri baik yang lama maupun yang baru. Tetapi juga satu tempat di mana tradisi terus dijaga.

"Nah Kota Solo bisa kita tampilkan dalam presidensi G20 ini. Karena kota ini mampu menjaga tradisi, warisan budaya. Sehingga impresi dari pada delegasi yang tidak hanya melihat industrialisasi, tapi juga tradisi yang kita jaga," tandasnya.

"Selain itu, berpuluh-puluh tahun kita ini membangun industri, terutama sebagian besar di koridor utara pulau Jawa. Dengan adanya jalan tol trans jawa ini, mengubah peta. Sehingga semakin banyak industri memilih lokasi di luar dari koridor utara tradisional dari pulau jawa tersebut," tutupnya.jk

Tag :

Berita Terbaru

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Hamparan pesisir di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, kini tak lagi sepenuhnya laut. Di sejumlah titik, air telah berganti menjadi d…

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…